Breaking News:

Izin BPOM Belum Keluar Tapi Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan, Ini Penjelasan Jubir Vaksinasi

"Sesuai rencana diperkirakan minggu kedua Januari (terbit izin). Doakan lancar," ujar Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (5/1/2021).

bgr.com
ILUSTRASI vaksin. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah telah mulai mendistribusikan 3 juta vaksin covid-19 ke 34 provinsi di Indonesia.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan dalam waktu dekat atau jadwalnya mulai dilakukan pada pertengahan bulan Januari 2021 mendatang.

Namun yang menjadi pertanyaan dan persoalan adalah hingga saat ini izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum juga keluar.

Vaksin Covid-19 tahap dua sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dari Sinovac di Beijing, Tiongkok, Kamis (31/12/2020).
Vaksin Covid-19 tahap dua sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dari Sinovac di Beijing, Tiongkok, Kamis (31/12/2020). (Capture YouTube Sekretariat Presiden)

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (5/1/2021), Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa izin penggunaan vaksin Covid-19, khususnya vaksin Sinovac diperkirakan akan keluar pada pekan kedua Januari.

Dirinya menyadari bahwa vaksinasi belum akan dilakukan ketika belum ada izin dari BPOM yakni berkaitan dengan izin penggunaan darurat vaksin atau emergency use authorization (EUA).

"Sesuai rencana diperkirakan minggu kedua Januari (terbit izin). Doakan lancar," ujar Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (5/1/2021).

"Pasti harus tetap ada izin dari BPOM baru mulai pelaksanaan (vaksinasi)," jelasnya.

Sementara itu terkait sudah dilakukan distribusi meski belum keluar izin, Nadia mengatakan pihaknya memiliki pertimbangan tersendiri.

Menurutnya, sembari proses distrubusi selesai dan sampai ke masing-masing daerah, diharapkan izin dari BPOM bisa keluar sesuai perkiraan.

"Distribusi dimulai karena tentunya proses distribusi untuk bisa sampai ke fasilitas kesehatan di 34 provinsi sampai ke kecamatan kan tidak semuanya punya akses yang cepat," terang Nadia.

"Itulah yang menjadi perhitungan. (Sehingga) persiapan pelaksanaaan (vaksinasi) secara paralel sambil menunggu izin BPOM," lanjut Nadia.

Senada dengan Nadia, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia menegaskan vaksinasi masih menunggu izin dari BPOM meski saat ini sudah mulai didistribusikan.

"Vaksinasi baru dapat dilaksanakan jika vaksin telah mendapatkan izin penggunaan, emergency use authorization dari Badan POM," kata Rizka dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/1/2021).

"Apabila berdasarkan hasil evaluasi tersebut dinyatakan vaksin Covid-19 memenuhi syarat keamanan, khasiat dan mutu, serta pertimbangan bahwa kemanfaatan jauh lebih besar daripada risiko, tentunya (izin edar darurat) akan dapat diterbitkan," kata Rizka. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan meski Izin BPOM Belum Keluar, Ini Penjelasan Jubir Vaksinasi

Editor: Imam Saputro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved