Vaksinasi Covid 19 di Palu
Vaksinasi Nakes Lambat, Legislator PKS Palu: Jauh dari Harapan Le!
Legislator PKS Palu Rusman Ramli meminta pemerintah kota dalam hal ini satgas vaksinasi mempercepat distribusi vaksin.
Penulis: Haqir Muhakir | Editor: mahyuddin
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Muhakir
TRIBUNPALU.COM, PALU - Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu mempertanyakan lambatnya tahapan vaksinasi bagi 5.501 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Palu.
Legislator PKS Palu Rusman Ramli meminta pemerintah kota dalam hal ini satgas vaksinasi mempercepat distribusi vaksin Covid-19.
Merujuk data Dinas Kesehatan Kota Palu, Kamis (27/1/2021), baru 24 persen atau 1.320 dari 5.501 nakes sudah divaksin.
“Jauh dari harapan le,” ujar politisi PKS dari daerah pemilihan Palu Timur-Mantikulore itu, Sabtu (30/1/2021) sore.
Baca juga: Sherina Munaf Angkat Bicara soal Kasus Jagal Kucing di Medan: Ini Tak Pantas Terjadi di Indonesia
Baca juga: Kisah Petugas Damkar Palu, Alami Luka Bakar Hingga Kena Prank
Baca juga: Daftar Harga iPhone Terbaru Januari 2021: Mulai iPhone 12 Series, iPhone SE, hingga iPhone X
Dapil Palu Timur-Mantikulore termasuk lumbung suara terbanyak di Kota Palu.
Pemilih dari dapil II ini tercatat 39.568 pada pemilu tahun 2019.
Terdiri dari 25.722 di Palu Timur dan 13.846 di Mantikulore.
Total Suara PKS di dapil berbatasan Teluk Palu ini sebanyak 4.716.
Sekretaris DPW PKS Sulteng tersebut berharap tenaga kesehatan menjadi contoh baik bagi masyarakat.
Para tenaga kesehatan itu juga diminta segera mendaftarkan diri sebagai peserta vaksin.
"Karena menjadi kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19," ucap politisi peraih 1.635 di pemilu 2019 itu.
Ketua PKS Kota Palu periode 2010-2015 tersebut mengatakan, Pemerintah Republik Indonesia menjamin keamanan vaksin Sinovac tersebut.
"Jadi nakes tidak perlu khawatir divaksin Covid-19," kata Rusman.
Baca juga: Kabar Duka: Kang Pipit Preman Pensiun Meninggal Dunia: Sosok Panutan Keluarga & Perjalanan Hidupnya
Baca juga: Drama Korea True Beauty Episode 14: Ditinggal Su Ho, Akankah Kapal Seo Jun dan Ju Kyung Berlayar?
Baca juga: 9 Penyakit Ini Mengintai Akibat Terlalu Stres saat Bekerja; dari Munculnya Jerawat hingga Kebotakan
Alumni Universitas Tadulako itu menyarankan Dinas Kesehatan Kota Palu berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/legislator-pks-palu-rusman-ramli.jpg)