Satu Keluarga di Tol Tertahan karena Tak Bisa Bayar Denda Rp 566.000, Pengamat: Cek CCTV Dulu

Rombongan keluarga terpaksa harus membayar denda Rp 566.000 saat berada di tol Sidomulyo, Lampung Selatan.

(DOK PRIBADI YANTO)
Satu keluarga yang tertahan di pintu tol Sidomulyo, Lampung Selatan, Minggu (14/2/2021) sore. 

TRIBUNPALU.COM - Nasib apes menimpa satu keluarga.

Pasalnya keluarga ini harus tertahan di tol Sidomulyo, Lampung Selatan karena tidak bisa membayar denda Rp 556.000.

Menurut pengelola tol, denda itu disebabkan karena asal gerbang masuk kendaraan tersebut tidak terdeteksi.

Hal itu disinyalir terjadi lantaran pengguna jalan menggunakan satu kartu e-toll untuk dua kendaraan saat masuk ke dalam tol Sidomulyo.

"Jika tidak bisa menunjukkan asal gerbang, akan dikenakan denda dua kali jarak terjauh," tutur Kepala Cabang Terbanggi Besar-Bakauheni Hanung Hanindito.

Baca juga: Positif Covid-19, Uya Kuya Sebut Kondisinya Sempat Kritis hingga Akui Takut Mati

Baca juga: Kemenkes Putuskan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil Ditunda: kalau Ibu Menyusui Layak Diberikan

Pengamat minta cek CCTV untuk ketahui asal gerbang

Merespons hal tersebut, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Lampung Ilham Malik mengatakan, ada cara lain bisa dilakukan petugas selain memberikan denda.

Misalnya dengan mengecek rekaman CCTV untuk mengetahui asal gerbang masuk kendaraan itu.

"Seharusnya jangan kenakan jarak terpanjang ke mereka, tetapi cek CCTV untuk tahu mereka masuk dari mana, agar tidak terkesan mengada-ada," kata Ilham

Ilham menilai ketidaktahuan masyarakat bukan sepenuhnya kesalahan mereka.

Lebih-lebih saat itu disebut, tidak ada petugas yang berada di pintu tol itu.

"Apalagi hal itu terjadi karena tidak ada petugas yang membantu pengguna saat akan membeli saldo," katanya.

Awal mula kasus terjadi

Rombongan keluarga di Lampung harus didenda Rp 566.000 saat hendak keluar di pintu tol Sidomulyo, Lampung Selatan, Minggu (14/2/2021).

Denda diberikan karena kendaraan Suzuki Futura BE 1802 BO yang mereka tumpangi tidak terdeteksi asal pintu masuknya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved