CEK FAKTA: Benarkah Panaskan Uang di Penanak Nasi Selama 40 Menit Bisa Bunuh Virus Corona?

Uang itu dipanaskan beberapa waktu di dalam penanak nasi dengan tujuan mematikan virus penyebab Covid-19 yang mungkin menempel di permukaan uang.

Editor: Imam Saputro
https://www.medscape.com/
Coronavirus 

Mengutip Kompas.com (12/10/2020), dari penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia disebutkan bahwa kemampuan bertahan virus berbeda-beda di setiap benda, ada yang lebih cepat, ada juga yang lebih lama.

Pada lembaran uang kertas, virus corona dapat bertahan hidup selama 28 hari atau 4 minggu.

Namun, virus diketahui akan melemah bahkan mati apabila dipanaskan dalam suhu tinggi.

Terkait metode yang digunakan dalam unggahan yang tersebar di media sosial, yakni memanaskan uang kertas di alat penanak nasi, para ahli tidak menyebutkan apakah hal itu tepat dan benar.

Namun, membunuh virus dengan mengandalkan suhu tinggi disebut sudah sesuai prinsip atau hasil penelitian yang ada.

Hanya saja untuk metode yang digunakan belum dapat dipastikan efektivitasannya.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh ahli mikrobiologi klinis dari Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D, Sp.MK.

"Pada penelitian yang sudah dipublikasikan, menunjukkan bahwa SARS CoV-2 bisa dinonaktifkan pada suhu lebih kurang 75 derajat celcius. Untuk metode pemanasannya tidak berpengaruh," kata Tri, ketika dihubungi Sabtu (20/2/2021).

Untuk lama pemanasan yang dibutuhkan, ia menyebut diperlukan waktu yang cukup beragam.

Mulai dari 5 menit hingga 1 jam, tergantung dari jenis benda yang akan dipanaskan.

Perlindungan diri

Sementara itu Tri Wibawa tetap menekankan hal utama untuk melindungi diri dari paparan virus, yaitu menjaga kebersihan tangan.

"Yang paling penting sebenarnya mencuci tangan setelah menyentuh barang yang dicurigai mengandung virus, sehingga saat tangan menyentuh mulut, hidung, dan mata sudah aman tidak mengandung virus," paparnya.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS sekaligus ahli patologi klinis dr. Tonang Dwi Ardyanto, Sp. PK., Ph.D menyebut untuk bisa mematikan virus corona tidak perlu cara serumit itu.

Ia mengatakan, cukup dengan menjemurnya di bawah terik matahari, virus penyebab Covid-19 itu sudah akan mati dengan sendirinya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved