Breaking News:

Raja Sabu Palu

Cerita Raja Sabu Palu: Pernah Jualan Ikan Hingga Miliki Aset Rp 10 Miliar, Begini Nasibnya Kini

ABS diciduk polisi bersama dua rekannya atas dugaan kepemilikan sabu 250 gram dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

TRIBUNPALU.COM/ELA
3 pengedar sabu berinisial NR, ABS, dan DSN, dirilis Polda Sulawesi Tengah Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (25/2/2021). 

Laporan WartawanTribunPalu.Com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - ABS alias SA (45), warga Jl Karajalembah, Lorong Surya, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pernah berjualan ikan sebelum menyandang status Raja Narkoba.

ABS diciduk polisi bersama dua rekannya atas dugaan kepemilikan sabu 250 gram dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Saya pernah jualan ikan sebelumnya" ucap ABS tertunduk menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (25/2/2012) siang.

Tak puas dengan hasil berjualan ikan, ABS pun menjajal bisnis sabu.

Mulanya, dia berjualan ikan sembari menjajakan sabu.

Baca juga: Polda Sulteng Sediakan Wifi Gratis di Kampung Tangguh Palu

Baca juga: Ditangkap dari Kampung Narkoba Tatanga, Polisi Sita Aset Raja Sabu Palu Senilai Rp 10 M

Baca juga: VIDEO: Korban Longsor Tambang Parimo Diduga Puluhan, Basarnas Siapkan 50 Kantong Jenazah

Seiring waktu, ABS pun tak lagi menjual ikan dan menajajal bisnis lain sembari mengedarkan sabu hingga memiliki aset senilai miliaran rupiah.

"Tidak tentu hasil dari penjualan sabu, makanya saya juga main di tambang," ucap ABS.

ABS mengaku mendapatkan sabu dari Kelurahan Tatanga, Kota Palu.

"Modal awal saya tidak hafal, sudah lupa," ucap ABS.

Sebelumnya, ABS diciduk di kampung narkoba Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Halaman
12
Penulis: Nur Saleha
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved