Breaking News:

SBY Tanggapi Kudeta Partai Demokrat, Pengamat: Jika AHY Sampai Dikudeta, Maka SBY pun Akan Terlempar

Menurut dia, SBY bisa saja terlempar dari jabatannya sebagai Ketua Majelis Tinggi Demokrat, bahkan terlempar dari Demokrat jika AHY berhasil ditumbang

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

TRIBUNPALU.COM - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin mengatakan, ada kekhawatiran dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) apabila Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) berhasil dikudeta.

Menurut dia, SBY bisa saja terlempar dari jabatannya sebagai Ketua Majelis Tinggi Demokrat, bahkan terlempar dari Demokrat jika AHY berhasil ditumbangkan oleh gerakan kudeta.

"Jika AHY sampai dikudeta, maka SBY pun akan terlempar dari Demokrat. Akan juga terlempar sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat," kata Ujang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/2/2021).

Oleh karena itu, ia menilai bahwa alasan SBY sampai turun tangan atau 'turun gunung' menghadapi gerakan adalah dikarenakan adanya kekhawatiran pembajakan dan kudeta.

Ujang berpendapat, langkah SBY sampai 'turun gunung' itu bertujuan untuk memastikan posisi AHY aman dan tak terus-terusan digoyang oleh pihak-pihak atau gerakan kudeta.

"SBY tetap menginginkan kepemimpinan tetap berada di tangan AHY. Itu betul. Karena jika diam saja, dikhawatirkan ke depan Demokrat bisa dibajak," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ujang menuturkan SBY benar-benar menganggap serius persoalan gerakan kudeta yang menerpa partainya.

Sebab, berdasarkan penilaiannya, SBY melihat gerakan itu dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kekuasaan atau power dan disertai dana.

"Soal kudeta Demokrat itu soal serius, makanya SBY turun tangan dan turun gunung. Serius karena dilakukan oleh orang yang punya power dan uang," nilai Ujang.

Ia mengatakan, SBY melihat gerakan itu hingga kini terus berjalan walau dalam gelap dan remang-remang.

Halaman
12
Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved