Breaking News:

Bahaya Stigma COVID-19 Bagi Masyarakat, Kenali Penyebab dan Cara Mengahapi

Stigma COVID-19 Kenapa Ada dan Bagaimana Hadapinya? Pemerintah menyarankan untuk saling mendukung dan tidak mengasingkan

(Shutterstock/Petovarga)
Illustrasi COOVID-19 

TRIBUNPALU.COM - Stigma pada penyakit COVID-19 dan penderitanya membuat situasi penanganan pandemi COVID-19 lebih kompleks.

Keberadaan stigma ini mengakibatkan munculnya perilaku diskriminatif.

Stigma Diri adalah perasaan negatif bahwa diri sendiri tidak berharga, merasa putus asa, atau tercemar ketika divonis atau positif. 

Sedangkan Stigma Publik adalah pandangan negatif bahwa penderita COVID-19 sangat menular, dan berbahaya sehingga muncul perilaku diskriminatif. 

Seperti: pengusiran atau pengucilan di masyarakat kepada penderita COVID-19 ataupun tenaga kesehatan.

Dilansir dari laman covid19.go.id, pemerintah menyarankan masyarakat untuk lawan stigma COVID-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Dunia Pendidikan, Pemkot Palu Target Belajar Tatap Muka Segera Terealisasi

Stigma ini muncul karena :

1. Penyakit ini relatif baru dan masih banyak yang belum diketahui

2. Sering kali merasa takut dengan hal-hal yang tidak kita ketahui

3. Sangat mudah untuk mengaitkan ketakutan itu dengan hal lain.

Halaman
12
Penulis: Dinda Nur Alifah
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved