Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Palu

KKN Tematik, 150 Mahasiswa Unismuh Palu Diwajibkan Buat Laporan Video

Sebanyak 150 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu bakal mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Secara Mandiri selama sebulan.

TribunPalu.com/Handover
Divisi Pengabdian Pada Masyarakat Unismuh Palu, Andi Kaimuddin 

Laporan Wartawan TribunPalu, Fandy Ahmad

TRIBUNPALU.COM, PALU -  Sebanyak 150 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu bakal mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Secara Mandiri selama sebulan, terhitung 10 Maret hingga10 April 2021.

Peserta KKN ke-59 akan mengikuti pembekalan sekaligus pelepasan secara virtual, Senin (8/3/2021).

Kegiatan tersebut dibuka Rektor Unismuh Palu, Rajindra.

Divisi Pengabdian Pada Masyarakat Unismuh Palu, Andi Kaimuddin menyebutkan, pembekalan bertajuk vaksinasi Covid-19 dan berita hoaks akan dibawakan internal Muhammadiyah dan instansi maupun lembaga eksternal.

Baca juga: Ingatkan Tugas Pemerintah, Hadianto Rasyid: Jangan Abaikan Keluhan Masyarakat

Baca juga: Penghormatan Terakhir Iringi Keberangkatan Jenazah Briptu Herlis Menuju Kampung Halaman

Baca juga: Pasca PETI Desa Buranga Longsor, DPRD akan Bentuk Pansus Selidiki Tambang Emas di Parimo Sulteng

"Pembekalan menggandeng Diskominfo dan Dinas Kesehatan Sulteng. Kadiskominfo Faridah Lamarauna kami jadwalkan hadir sebagai pemateri," kata Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Kota Palu itu, Kamis (4/3/2021).

Dia mengatakan, mahasiswa nantinya memilih sendiri lokasi KKN dan melaporkan kegiatan secara tertulis disertai video.

"Mahasiswa KKN kami tersebar di Sulteng, bahkan ada di kepulauan dan Sulawesi Barat, " ujar Konsultan Pendamping Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu tersebut.

Baca juga: Reses Pertama 2021, Mutmainah Korona Dengar Usulan Ekonomi Perempuan UMKM dan Penerangan Jalan

Baca juga: Duka Keluarga Briptu Herlis yang Gugur saat Kontak Senjata dengan MIT: Pamit ke Papa Mau Masuk Hutan

Baca juga: 4 Meninggal Dunia dalam Dua Kali Kontak Tembak TNI-Polri dengan Teroris MIT Poso di Awal Maret 2021

Andi Kaimuddin menyebut peserta KKN diminta tak banyak membuat program fisik, apalagi menghabiskan banyak dana.

"Jadi program fisik tetap ada, cuman lebih kepada program pemberdayaan, bisa mengajar PAUD, membantu penyusunan Perdes maupun memberikan solusi lingkungan," jelas Andi Kaimuddin.

Kendati KKN tematik mengutamakan kerja individual, namun kampus tidak melarang mahasiswa kerja berkelompok.

"Bisa dalam satu lokasi kerja kelompok cuman harus memiliki izin dan memastikan zona aman pandemi," ucap Andi Kaimuddin. (*)

Penulis: fandy ahmat
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved