Breaking News:

Gejolak Partai Demokrat

Sebut Pemecatan 7 Kader Demokrat sebagai Langkah Blunder, Pengamat: Mulai Pincang, Bumerang Bagi AHY

Isu Kongres Luar Biasa (KLB) di internal Partai Demokrat terus menyeruak. Para petinggi Demokrat diminta tidak meremehkan isu tersebut.

Twitter @bumnbersatu
Foto lokasi acara KLB Demokrat yang bakal digelar hari ini. Isu Kongres Luar Biasa (KLB) di internal Partai Demokrat terus menyeruak. Para petinggi Demokrat diminta tidak meremehkan isu tersebut. 

TRIBUNPALU.COM - Isu Kongres Luar Biasa (KLB) di internal Partai Demokrat terus menyeruak.

Para petinggi Demokrat diminta tidak meremehkan isu tersebut.

Sebab, partai berlambang mercy tersebut memang sudah lekat dengan tradisi kudeta mulai dari era Profesor Budi, Hadi Utomo hingga Anas Urbaningrum.

"Muncul pernyataan dinasti politik di partai Demokrat. Kudeta pun menyeruak di tengah publik."

Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat menghadiri webinar IRI (International Republican Institute), 19 Januari 2021.
Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat menghadiri webinar IRI (International Republican Institute), 19 Januari 2021. (instagram/@agusyudhoyono)

Baca juga: KLB Partai Demokrat Ilegal, Max Sopacua: Pesta Sunatan Saja Ada Izinnya, Apalagi Kongres

Baca juga: Bandingkan AHY dengan Listyo Sigit, Max Sopacua: Tak Ada Etika Politik, Saya Anda Buang Begitu Saja

"Ini bisa terjadi. Pasalnya dari awal Partai Demokrat identik atau sarat dengan kudeta," ujar Pengamat Politik Jerry Massie dalam pernyataannya kepada Tribunnews.com, Kamis(4/3/2021).

Jerry melihat ada sebuah kesalahan fatal yang dilakukan Partai Demokrat yang memecat sejumlah kadernya seperti Damrizal, Jhoni Marbun dan lainnya.

"Saya nilai ini blunder bagi Demokrat."

"Memang ada 99 pendiri Demokrat tapi sejumlah pendiri tak bersama partai mercy biru."

"Memang saya nilai dengan keluarnya sejumlah nama seperti Max Sopacua, Roy Suryo sampai Marzuki Alie partai ini mulai pincang," kata Jerry.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini juga melihat kemunculan dan keterlibatan para pendiri partai Demokrat bukan tanpa alasan.

Halaman
123
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved