Breaking News:

Gejolak Partai Demokrat

Mahfud MD Samakan Kasus Demokrat dengan PKB dan PDI, Rocky Gerung: Ngapain Bohong Sembunyikan Diri

Rocky Gerung membantah ketika Mahfud MD menyamakan kasus Partai Demokrat dengan yang pernah terjadi di partai lain, seperti PKB dan PDI.

Youtube/Rocky Gerung Official
Kolase Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) dan Pengamat Politik Rocky Gerung (kanan). Rocky Gerung tangapi pernyataan dari Mahfud MD terkait persoalan di tubuh Partai Demokrat. 

TRIBUNPALU.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menyanggah pernyataan dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait persoalan di tubuh Partai Demokrat.

Sebagaimana diketahui, dualisme kepemimpinan terjadi di tubuh Partai Demokrat, menyusul munculnya Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum baru partai berlogo bintang mercy itu.

Terpilihnya Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat terjadi dalam kongres luar biasa (KLB) yang berlangsung di Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Mahfud MD memberikan tanggapan terkait KLB Partai Demokrat yang memutuskan memilih Moeldoko menjadi Ketua Umum partai periode 2021-2025
Mahfud MD memberikan tanggapan terkait KLB Partai Demokrat yang memutuskan memilih Moeldoko menjadi Ketua Umum partai periode 2021-2025 (Kompas TV)

Baca juga: Desak Pemerintah Turun Tangan soal Moeldoko di Demokrat, Saiful Mujani: Jangan Bilang Urusan Kamu

Baca juga: Minta Bukti Jokowi Tak Terlibat dalam KLB Demokrat, Ray Rangkuti: Nonaktifkan Pak Moeldoko

Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung mengakui bahwa kudeta atau perebutan kepemimpinan partai politik sudah banyak terjadi di Tanah Air.

Namun dirinya membantah ketika Mahfud MD menyamakan kasus Partai Demokrat dengan yang pernah terjadi di partai lain, seperti PKB dan PDI.

Menurutnya, perebutan di PKB dan PDI dilakukan oleh kader dari satu partai.

Seperti diketahui, di PKB ada perebutan Matori Abdul Jalil dengan Abdurrahmad Wahid alias Gusdur pada pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Kemudian dilanjutkan perebutan antara Gusdur dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Sedangkan di PDI ada Soerjadi yang menggusur Megawati.

"Ngapain berbohong menyembunyikan diri. Sambil dia menyembunyikan kepentingannya, dia bikin evaluasi 'Ini kan sama dengan PKB Cak Imin, sama dengan PDIP zaman dulu'," ujar Rocky Gerung, dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Minggu (7/3/2021).

Halaman
1234
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved