Universitas Tadulako
272 Vaksin COVID-19 Tahap Pertama Disuntikkan, Rektor Untad Mulai Pertimbangkan Perkuliahan Luring
Universitas Tadulako (Untad) Palu melangsungkan vaksinasi tahap pertama dengan memberikan 272 vaksin bagi dosen dan karyawan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmad
TRIBUNPALU.COM, PALU - Universitas Tadulako (Untad) Palu melangsungkan vaksinasi tahap pertama dengan memberikan 272 vaksin bagi dosen dan karyawan.
Kegiatan ini dilangsungkan di Universitas Tadulako, Klinik RS Pendidikan Untad, Rabu (10/03/2021).
Rektor Universitas Tadulako Palu, Prof Mahfudz mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mengalokasikan vaksin Ke Universitas Tadulako meskipun jumlah vaksin berbanding jauh dengan jumlah pegawai di Universitas Tadulako.
Ia mengatakan, jika seluruh pegawai di Universitas Tadulako Palu bisa divaksin, usulan proses perkuliahan luring dapat dipertimbangkan.
Baca juga: Potensi Tambak di Parimo Lebih dari 10 Ribu Hektar, Kapusdik KP: Ini Angka yang Menakjubkan
Baca juga: Dinkes Palu Imbau Warga Sebaiknya Tunda ke Luar Kota Selama Libur Isra Miraj dan Nyepi
Baca juga: Pemerintah akan Adil Soal Kisruh Demokrat, Menkumham: Tolong Pak SBY Jangan Tuding-tuding Pemerintah
Baca juga: Diterima Kartu Prakerja Gelombang 13? Ini yang Harus Dilakukan: Cek Dana hingga Pilih Pelatihan
"Jumlah pegawai di Untad sekitar 3000-an orang, baik ASN maupun non ASN. Apabila semua divaksin, maka pengusulan proses perkuliahan secara luring dapat dipertimbangkan," ungkapnya.
Ia berharap pada tahap selanjutnya ada penambahan jumlah vaksin yang diberikan oleh pemerintah ke Universitas Tadulako.
"Selaku rektor saya ucapkan terimakasih kepada Tim Satgas Covid-19, baik pusat maupun Pemerintah Provinsi. Kami memberi apresiasi dan berharap ada kelanjutan untuk penambahan vaksin ke Untad," kata Prof Mahfudz.
Baca juga: Jadwal Terbaru dan Syarat-syarat Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK, Cek Jumlah Kuota dan Formasinya
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Kamis, 11 Maret 2021: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 23 Wilayah Indonesia
Baca juga: Hari Terakhir Pasar Murah, Emak-emak di Palu Berburu Telur Ayam
Dari pantauan wartawan TribunPalu.com sebelum disuntik vaksin, para civitas akademika ini terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan.
Mulai dari pengecekan tekanan darah, subuh tubuh, dan proses skrining, kemudian dilakukan vaksinasi. (*)