Jika Gibran Nantinya Terpilh Jadi Ketum KNPI, Pengamat: Itu Sama Seperti Moeldoko
Nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka kini mencuat dicalonkan menjadi Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM - Nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka kini mencuat dicalonkan menjadi Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Sebagaimana diketahui, kongres KNPI dalam waktu dekat akan digelar. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum.
Nama Gibran kini ramai disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua Umum KNPI.
Hal tersebut menyusul adanya dukungan dari KNPI DKI Jakarta yang menyatakan siap mendorong Gibran untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum DPP KNPI.
• Bagikan Ikan Untuk Satu Desa Karena Tak Bisa Habiskan Sendiri, Nelayan Kaget Tahu Harganya 37 Miliar
Baca juga: Prakiraan Cuaca Selasa 16 Maret 2021, BMKG: 23 Wilayah Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir
Baca juga: Lakukan Lobi ke Dubes Arab Saudi, Pemerintah Indonesia: Kemungkinan Haji Tahun Ini Masih Terbuka
Menanggapi kemungkinan Gibran terpilih menjadi Ketua Umum KNPI, pengamat politik Rocky Gerung pun buka suara.
Dia mempertanyakan alasan KNPI DKI Jakarta mendorong nama Gibran.
Dugaannya, ada dua hal yang melatarbelakangi hal tersebut.
"Sekarang ada KNPI DKI, dan urusan apa DKI soal kepemudaan dengan anak presiden. Tentu dibelakang itu cuma ada dua soal, atau urusan uang atau urusan percobaan untuk melihat potensi," kata Rocky Gerung dalam video di chanel Youtube pribadinya Rocky Gerung Official, Senin (15/3/2021).
Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut bahwa jika nantinya Gibran menjadi Ketua Umum KNPI, maka hal tersebut sama seperti Moeldoko yang tiba-tiba menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.
"Sekarang tinggal dicari sebetulnya, dasarnya apa. Itu sama seperti Moeldoko tiba-tiba jadi Ketua Demokrat, entah dari mana tiba-tiba jadi Ketua Demokrat. Itu sama saja dalam skala mikro, saudara Gibran tiba-tiba jadi Ketua KNPI," kata Rocky Gerung.
Baca juga: Efek Samping Vaksin Dikabarkan Lebih Banyak Dialami Perempuan, BPOM: Tidak Ada Keterkaitan Gender
Baca juga: Warga Gerebek Rumah di Aceh, Ketahuan Ajak Kernet Angkot Main Saat Suami Pergi Jualan Buah
Baca juga: DPR Panggil BUMN dan Kementerian Pertanian Bahas Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan
Konflik di KNPI
Adapun KNPI kini sedang dilanda konflik menyusul rapat pleno yang dilakukan beberapa pengurus pada 6 Maret 2021.
Dalam rapat pleno tersebut, diputuskan pemecatan terhadap Ketua Umum Haris Pratama.
Namun rapat pleno tersebut dianggap ilegal dan tidak sah oleh Haris Pratama dan beberapa pengurus KNPI lainnya.
Pada tanggal 10 Maret 2021, kubu Haris Pratama menggelar rapat pleno yang memutuskan pemecatan terhadap semua pengurus yang terlibat dalam rapat pleno sebelumnya.(*)