Wali Kota Solo Didukung Jadi Ketum KNPI, Rocky Gerung: Lebih Berguna Gibran atau Bintang Emon?
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan untuk menjadi Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan untuk menjadi Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Dukungan tersebut diberikan oleh KNPI DKI Jakarta jelang bergulirnya kongres dalam waktu dekat.
Pernyataan bernada dukungan juga disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari yang mengatakan bahwa Gibran bisa jadi sosok pemersatu di tubuh KNPI.
Pengamat politik Rocky Gerung berkomentar soal dukungan yang diberikan kepada Gibran tersebut.
Baca juga: Jika Gibran Nantinya Terpilh Jadi Ketum KNPI, Pengamat: Itu Sama Seperti Moeldoko
Baca juga: Dituntut Jaksa 4 tahun atas Kasus Suap, Djoko Tjandra: Terlalu Berat, Saya Minta Bebas
Baca juga: Viral Kades Digeruduk Ibu-ibu Gegara Listrik Mati Jelang Jam Tayang Ikatan Cinta: Gak Bisa Nonton
Menurutnya, Qodari bisa melakukan semacam survei yang membandingkan Gibran dengan sosok lain.
Menariknya, Rocky Gerung mengusulkan nama komedian Bintang Emon yang menurutnya layak dibandingkan dengan Gibran.
"Mestinya disurvei oleh Qodari siapa yang lebih berguna, Gibran atau Bintang Emon. Karena menyebutkan 1 orang, mestinya ada perbandingan. Dia punya potensi iya, Bintang Emon juga punya potensi," kata Rocky Gerung dalam video di chanel YouTube resminya Rocky Gerung Official, Senin (15/3/2021).
Menurut Rocky Gerung, sangat wajar bila ada sosok yang menjadi pembanding untuk menguji kelayakan Gibran sebagai Ketua Umum KNPI.
"Disandingkan aja. Kan surveyor selalu minimal ada 2 variabel konstansta dan variabel. Kalau Gibran adalah konstatsa, maka variabelnya mesti dicarikan," katanya.
Selain Bintang Emon, Rocky Gerung juga mengusulkan nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Menurutnya sangat menarik jika nantinya Gibran 'berduel' dengan Ahok dalam pemilihan Ketua Umum KNPI.
"Saya usulin Bintang Emon, atau Ahok misal. Jadi ahok bertanding lagi sama Gibran di DKI buat KNPI. Ahok juga potensial jadi ketua KNPI. Kita sebutin nama-nama yang terlintas di kepala kendati nagco supaya kita tahu tugasnya survei adalah memelihara suasana supaya terlihat ada kompetisi fair," katanya.
Menanggapi kemungkinan Gibran terpilih menjadi Ketua Umum KNPI, Rocky Gerung pun buka suara.
Dia mempertanyakan alasan KNPI DKI Jakarta mendorong nama Gibran.
Dugaannya, ada dua hal yang melatarbelakangi hal tersebut.
Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah Besok, Selasa 16 Maret: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang
Baca juga: Wacana Presiden 3 Periode Mencuat, Ustadz Haikal: Sekalian Usulkan Seumur Hidup Saja
Baca juga: Rektor Mahfudz Lantik 3 Dekan di Universitas Tadulako, Ini Daftar Namanya
"Sekarang ada KNPI DKI, dan urusan apa DKI soal kepemudaan dengan anak presiden. Tentu dibelakang itu cuma ada dua soal, atau urusan uang atau urusan percobaan untuk melihat potensi," kata Rocky Gerung dalam video di chanel Youtube pribadinya Rocky Gerung Official, Senin (15/3/2021).
Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut bahwa jika nantinya Gibran menjadi Ketua Umum KNPI, maka hal tersebut sama seperti Moeldoko yang tiba-tiba menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.
"Sekarang tinggal dicari sebetulnya, dasarnya apa. Itu sama seperti Moeldoko tiba-tiba jadi Ketua Demokrat, entah dari mana tiba-tiba jadi Ketua Demokrat. Itu sama saja dalam skala mikro, saudara Gibran tiba-tiba jadi Ketua KNPI," kata Rocky Gerung.(*)