Sulteng Hari Ini
Melintas Depan Mapolsek, Puluhan Knalpot Brong di Banggai Kena Razia
Sebanyak 20 sepeda motor menggunakan knalpot brong dirazia personil Polsek Luwuk saat melintas di Jl Sam Ratulangi, Kota Luwuk.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta
TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 20 sepeda motor menggunakan knalpot brong dirazia personil Polsek Luwuk saat melintas di Jl Sam Ratulangi, Kota Luwuk, tepatnya di depan Mapolsek, Sabtu malam (20/3/2021).
Penindakan tersebut dilakukan petugas dalam operasi cipta kondisi.
Dari kejadian tersebut Polres Banggai mengadakan kegiatan Analisa dan Evaluasi mingguan.
Dipimpin oleh Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto dan dihadiri jajaran Polres Banggai, di Aula Rupatama, Mapolres Banggai, Selasa (23/3/2021).
Baca juga: Polsek Paleleh Gelar Kamtibmas Sekaligus Edukasi Prokes di Pasar Tradisional
Baca juga: Kelurahan Watusampu Jadi Wilayah Terparah Pendataan Penerima Huntap di Kota Palu
Baca juga: 1.800 Peserta Dinyatakan Lolos SNMPTN di Universitas Tadulako
Baca juga: Guru Tak Hadir Vaksinasi, Ansyar Sutiadi: Segera ke Puskesmas Terdekat Supaya Divaksin
Kapolres menyampaikan keberadaan motor dengan knalpot brong atau racing dinilai sudah meresahkan masyarakat.
Untuk itu ia meminta jajarannya untuk menertibkan penggunaan knalpot bersuara besar tersebut.
"Selain curanmor, miras, narkoba, judi dan Operasi Yustisi, tingkatkan juga razia knalpot brong," ujar Satria.
Menurut Satria suara knalpot racing sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan sehingga dilakukan razia.
Baca juga: Tsunami Aceh 2004 Disebut Bencana Buatan Amerika, Begini Penjelasan dari BMKG
Baca juga: Histeris Lihat Suaminya Tewas Tanpa Kepala, Ternyata Kepalanya Dibawa Anak Keliling Rumah Tetangga
"Tingkatkan razia knalpot brong karena itu juga adalah sumber masalah, sangat meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban lalu lintas baik disiang, sore, hingga malam hari," ujar Satria.
Ia meminta jajaranya agar melaksanakan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat dan selalu menjaga kamtibmas dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab
"Pekerjaan jangan dijadikan beban, tapi jalani dengan ihklas, tetap semangat, kompak, solid dan selalu jaga kesehatan serta patuhi protokol kesehatan," tutup Satria. (*)