Banjir Sigi
Pemkab Sigi Buka Posko Kesehatan dan Dapur Umum untuk Warga Desa Beka
Pasca banjir melanda Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Jumat (26/3/2021) malam, Bupati Sigi Irwan Lapatta turun ke bencana tersebut.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pasca banjir melanda Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Jumat (26/3/2021) malam, Bupati Sigi Irwan Lapata turun ke lokasi bencana tersebut.
Irwan Lapata mengapresiasi Balai Wilayah Sungai Sulawesi III yang sejak kejadian sudah berada di lokasi mengecek kondisi sungai Pondo.
Bupati Sigi dua periode itu juga berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk segera membuat posko tak jauh dari Kantor Desa.
"Semalam saya di sini tapi hanya mengorganisir sementara dan Wabup sudah pimpin rapat untuk membuat posko kesehatan, dapur umum dan invetarisasi data," ungkap Irwan Lapata Sabtu (27/3/2021).
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Donggala itu mengatakan, butuh dukungan dari seluruh warga sehingga bersama-sama menghadapi bencana banjir.
Baca juga: Larangan Mudik Diresmikan, Wacana Turis Asing Tetap Boleh Masuk, Pengamat: Pemerintah Harus Tegas
Baca juga: Grebek Arena Judi Sabung Ayam di Desa Dadakitan Tolitoli, 2 Orang Diringkus Polisi
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Besok, Minggu 28 Maret: Sulteng Waspada Hujan Petir Angin Kencang
Politikus Partai Golkar itu menyebutkan, luapan kali ini bukan kali pertama namun sudah menjadi rutinitas beberapa tahun bahkan puluhan tahun lalu.
"Kawasan sungai Pondo ini kan panjang sampai di Desa Sibedi," ujar Irwan.
Sebelumnya hujan deras terjadi sejak Jumat (26/3/2021) malam mengakibatkan banjir di Desa Beka.
Banjir tersebut membawa material seperti batu dan lumpur dari atas pemukiman warga.
Diketahui diatas pemukiman rumah warga ada sungai Pondo.
Pantauan TribunPalu.com hingga pukul 10.00 Wita, air sudah surut namun sejumlah rumah warga masih dipenuhi lumpur dalam rumahnya.
Hal tersebut membuat sejumlah relawan dari berbagai komunitas ikut membantu membersihkan rumah warga.
Kepala Desa Beka Moh Fitrah mengatakan 292 kepala keluarga terdampak banjir bandang.
"Untuk data terbaru ada 292 KK dari 899 Jiwa terdampak banjir ini," ungkap Kades Beka.
Sementara itu sebanyak 526 jiwa mengungsi dari sembilan RT di desa Beka.
"Sebagian mengungsi di Pasar Dolo dan sebagian lagi mengungsi di rumah kerabatnya di Desa Baliase dan Desa Bomba," pungkasnya.(*)