Breaking News:

Kemensos Salurkan Bantuan Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Banjir di Bima NTB

Menanggapi bencana banjir yang melanda Bima, Nusa Tenggara Barat, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mengirimkan bantuan.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Lita Andari Susanti
Handover
Bencana banjir bandang di Waiwerang Pulau Adonara, Floers Timur - NTT 

TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - Menanggapi bencana banjir yang melanda Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mengirimkan bantuan logistik untuk para korban.

Bantuan itu senilai Rp 1.114.702.685 yang diwujudkan makanan, sandang, perlengkapan keluarga dan peralatan evakuasi para korban.

"Bantuan tersebut diberikan bagi para korban banjir bandang di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat," ujar Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos M Safii Nasution melalui keterangan tertulis, Senin (5/4/2021).

Sebanyak 180 paket makanan siap saji dan 125 paket makanan anak akan dikirimkan untuk bantuan tahap pertama dari Kemenkes.

Selain makanan, juga akan dikirim perlengkapan keluarga berupa kidsware sebanyak 25 paket, food ware 26 paket dan peralatan dapur 25 paket.

Baca juga: Kisah Lorensius Korban Banjir di NTT, Malam Masih di Rumah, Pagi Ibunya Ditemukan Tewas di Pantai

Baca juga: Banjir Bandang Landa NTT, Ernest Prakasa: Udahan Dulu Bahas Kawinan, Ini Ada Bencana Alam

Paket-paket bantuan tersebut akan dikirimkan Kemensos melalui Gudang Provinsi NTB.

Kemensos juga akan mengirimkan bantuan alat evakuasi berupa 100 lembar matras, 50 lembar tenda gulung merah, 35 unit kasur merah serta 10 lembar peralatan sandang seperti selimut untuk melindungi diri dari hawa dingin.

Sementara itu di tahap kedua, Kemenkes akan mengirimkan 300 paket makanan siap saji dan 120 paket makanan anak dari gudang yang sama.

Untuk kidsware di tahap kedua akan dikirimkan sebanyak 120 paket, serta perlengkapan evakuasi seperti tenda serba guna keluarga merah putih 1 unit, tenda gulung besar 30 lembar, kasur 80 unit dan peralatan sandang berupa selimut sebanyak 30 lembar.

Berbeda dengan pengiriman bantuan tahap pertama dan kedua, untuk tahap ketiga akan dikirim melalui gudang di Bekasi.

Baca juga: Setelah Kritik Presiden, Ernest Bahas Banjir NTT: Udahan Bahas Kawinannya, Semoga Jokowi Respon

Baca juga: 41 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di NTT, Warga Kini Menjerit Kelaparan

TNI dan warga menggotong seorang warga yang jadi korban banjir di wilayah Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 4 April 2021.
TNI dan warga menggotong seorang warga yang jadi korban banjir di wilayah Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 4 April 2021. (POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo)

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved