Breaking News:

Palu Hari Ini

Akibat Hujan Deras, Dahan Pohon Patah dan Timpa Atap Warung Milik Warga di Tondo

Akibat hujan deras dan angin kencang, dahan pohon di Jl Mesjid Ar- Rahman, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah patah.

TRIBUNPALU.COM/ALAN
Proses pemindahan dan pembersihan dahan pohon yang patah setelah hujan dan angin kencang di Kota Palu, Selasa (6/4/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU -  Akibat hujan deras dan angin kencang, dahan pohon di Jl Mesjid Ar- Rahman, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah patah dan timpa atap warung milik warga.

Pantauan TribunPalu.com, Selasa (6/4/2021) pagi, dahan pohon terlihat sudah tua dan terbelah akibat hujan deras disertai angin kencang.

Akibatnya dahan patah tersebut, pengendara baik roda dua dan roda empat yang ingin melintasi jalan harus menunggu proses penebangan selesai.

Warga di sekitar kejadian pun bergotong-royong membantu memindahkan dahan pohon yang membahayakan tersebut.

Dahan pohon patah dan menimpa atap warung milik warga setelah hujan dan angin kencang di Kota Palu, Selasa (6/4/2021) pagi.
Dahan pohon patah dan menimpa atap warung milik warga setelah hujan dan angin kencang di Kota Palu, Selasa (6/4/2021) pagi. (TRIBUNPALU.COM/ALAN)

Kepala RT setempat, Kasim mengatakan dahan pohon belum lama jatuh dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Ini jatuh tadi pagi sekitar pukul 10.00 Wita pas hujan itu," terang Kasim kepada TribunPalu.com, Selasa (6/4/2021) pagi

Ia menyebutkan jika pohon tersebut tidak bisa dibiarkan terus tumbuh karena bisa membahayakan warga.

"Ini harus dibersihkan semua dahannya, tidak bisa dibiarkan begini," kata Kasim.

Baca juga: Bulan Ramadhan Sebentar Lagi, Ini Panduan Ibadah dari Kemenag: Kapasitas dan Durasi Dibatasi

Baca juga: Tak Sengaja Tabrak Motor saat Hendak Masukkan Mobil ke Garasi, Anggota TNI Tewas Ditikam

Baca juga: Tayangan Pernikahan Atta-Aurel Lolos dari Sanksi, KPI: Bukan karena Pak Jokowi

Menurut Kasim, dahan pohon yang menjulang ke rumah warga harusnya ditebang agar masyarakat tidak was-was jika terjadi hujan disertai angin kencang lagi.

"Kalau terus seperti ini, kalau angin kencang rubuh lagi, dan kalau yang besar ini rubuh jelas membahayakan itu," jelasnya.

Ia juga mengaku sudah beberapa kali menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu agar segera menebang dahan pohon tersebut.

"Sudah beberapa kali hubungi dinas terkait untuk menebang pohon ini tapi sampai sekarang belum ada datang memperbaiki," jelas Kasim (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved