Breaking News:

Menag Minta Doa Semua Agama Dibacakan di Acara Kemenag, Waketum MUI: Menteri Kehilangan Akal

Waketum MUI Anwar Abbas mengkritik keras permintaan Menag Yaqut Cholil Qoumas agar jajarannya juga membacakan doa seluruh agama.

YouTube Kementerian Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 

TRIBUNPALU.COM - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik keras permintaan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas agar jajarannya juga membacakan doa seluruh agama yang diakui di Indonesia dalam setiap acara Kemenag.

Menurut Anwar Abbas, membacakan doa seluruh agama di acara Kemenag tidak perlu dilakukan.

Tetapi cukup melihat mayoritas peserta dan pembicara di acara tersebut, kemudian doanya disesuaikan.

"Jadi bingung sendiri yang dilakukan oleh Menteri Agama ini, kalau di daerah yang mayoritas Islam seperti di Aceh, itu cukup dengan (doa) ajaran Islam, tetapi kalau di Bali ya (doa) Hindu, kalau di NTT ya (doa) agama Katolik, kalau di Sulawesi Utara (doa) Protestan ya," ujar Anwar Abbas, dilasnir dari Detik.com, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Pantas Saja Persib Bandung Subur Gol di Piala Menpora 2021, Punya 5 Pelayan dalam Satu Tim

Baca juga: Ditemukan Benda Berisi Peluru Bertuliskan FPI dan Munarman, Pengamat: Tulisannya Norak

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Hari Ini, Selasa 6 April 2021: Bengkulu Waspada Hujan Lebat

Anwar Abbas kemudian mempertanyakan jika doa seluruh agama dibacakan, tetapi penganut agama tersebut tidak hadir dalam acara.

Menurutnya hal itu bukan bentuk toleransi yang menghargai perbedaan.

Ia bahkan menyebut Yakult kehilangan akal dan terlalu terobsesi oleh persatuan dan kesatuan.

"Menteri Agama ini kurang ngerti tentang toleransi. Toleransi itu baru punya arti, baru punya makna (jika berada) di tengah-tengah perbedaan dan kita menghargai perbedaan itu," ucap Anwar.

"Itu namanya Menteri yang menurut saya kehilangan akal, terlalu diobsesi oleh persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan itu tidak rusak oleh keberbedaan," sambung Abbas.

Sebelumnya diberitakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan autokritik atau kritik terhadap institusinya yang dipimpinnya sendiri, yakni Kemenag.

Halaman
123
Penulis: Kristina Natalia
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved