Breaking News:

Ditemukan Benda Berisi Peluru Bertuliskan FPI dan Munarman, Pengamat: Tulisannya Norak

Pengamat politik Refly Harun berkomentar terkait penemuan benda diduga berisi peluru dan Magsin, Senin (5/4/2021) dini hari.

handover
Mantan juru bicara FPI, Munarman 

TRIBUNPALU.COM - Pengamat politik Refly Harun berkomentar terkait penemuan benda diduga berisi peluru dan magasin, Senin (5/4/2021) dini hari.

Benda yang ditemukan seorang warga di Jalan Raya Grogol, Limo, Kota Depok itu diketahui bertuliskan 'FPI Munarman'.

Refly Harun menilai penemuan benda itu terasa mencurigakan karena seolah-olah bertujuan untuk menghubung-hubungkan Munarman dengan kelompok teroris.

Pakar Hukum Tata Negara itu bahkan menyebut tulisan yang ada pada benda tersebut norak.

Ia mengatakan terlalu berlebihan jika menuduh Munarman sebagai pemilik benda tersebut.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Hari Ini, Selasa 6 April 2021: Bengkulu Waspada Hujan Lebat

Baca juga: Restorannya Dimaling, Pemilik Justru Tawarkan Lowongan Kerja pada Pencuri, Janji Tak Libatkan Polisi

Baca juga: Kronologi Mobil Anggota DPRD Ditembak, Peluru Melesat 5 Cm di Atas Kepala Sang Anak

"Seolah-olah bahwa ada semacam ikatan dia dengan kelompok-kelompok teroris. Dan kita harus bertanya kira-kira siapa yang membuat paket ini," kata Refly Harun dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (6/4/2021).

"Karena tulisan 'FPI Munarman' itu tulisannya norak menurut saya, jadi sangat norak, kurang berkelas, dan terlihat betul rasanya kalau itu dilakukan anak buah Munarman atau siapa pun dia yang terkait Munarman terlalu berlebihan rasanya, tapi kita tidak tahu siapa yang melakukannya dan apa isinya," tambahnya.

Refly Harun kemudian menyebut perlunya simpati terhadap Munarman atas tuduhan tersebut.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Terduga Teroris Condet HH Dipecat dari FPI pada Tahun 2017 Silam

Baca juga: Kabar Gembira, Jamaah yang Telah Divaksin Covid-19 Kini Diizinkan Ibadah Umrah

Dirinya merasa belakangan ini Munarman selalu dijadikan target untuk diteroriskan.

Bahkan menurun Refly Harun, hal itu tak hanya terjadi pada Munarman, tetapi juga pada Habib Rizieq Shihab (HRS) dan ormasnya, Front Pembela Islam (FPI).

Halaman
12
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved