Breaking News:

Alasan Vaksinasi Tidak Disarankan untuk Pasien Covid-19 yang Baru Sembuh dan Penderita Alergi Obat

Program vaksinasi tidak diperbolehkan untuk pasien yang baru saja sembuh dari Covid-19 dan orang yang memiliki alergi obat tertentu.

freepik
Illustrasi - Larangan vaksinasi untuk pasien yang baru saja sembuh dari Covid-19 dan penyintas alergi obat 

TRIBUNPALU.COM - Hingga saat ini, Pemerintah masih terus mengupayakan program vaksinasi untuk masyarakat, guna membentuk herd immunity.

Namun terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat yang mengikuti program tersebut.

Dikutip dari laman Tribunnews.com, sebaiknya para penderita penyakit komorbid seperti diabetes, jantung, hipertensi dan sejenisnya sudah teratasi terlebih dahulu.

Kemudian untuk pasien Covid-19 yang baru saja sembuh tidak disarankan untuk langsung mengikuti program vaksinasi.

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Selasa 6 Maret 2021

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia per Senin, 5 April 2021

dr Heidy Agustin, Sp. P(K) mengatakan jika pasien tersebut sudah memiliki kekebalan tubuh alami setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

"Nanti setelah tiga bulan, kadar antibodi kembali menurun. Maka perlu ditingkatkan kembali imunitas menggunakan vaksin," katanya saat diwawancara, Selasa (6/4/2021).

Larangan tersebut tidak hanya untuk penderita Covid-19 yang baru saja sembuh.

Orang yang memiliki riwayat alergi obat tertentu juga tidak diperbolehkan mengikuti program vaksinasi secara langsung.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam serta Konsultan Alergi Immunologi, dr Gatot Soegiarto.

Baca juga: MUI Sebut Vaksinasi saat Siang Tak Batalkan Puasa Ramadhan, Kemenkes: Asal Tidak Ganggu Ibadah

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Minggu, 4 April 2021

Illustrasi Vaksin Covid-19
Illustrasi Vaksin Covid-19 (Kompas.com)

Ia mengatakan alergi obat dapat memicu reaksi yang lebih spesifik terhadap obat yang dikonsumsinya, sementara itu saat disuntik vaksin justru belum tentu terdapat reaksi.

"Alergi terhadap suatu obat hanya memicu reaksi spesifik terhadap obat tersebut dan belum tentu muncul dengan obat lain termasuk vaksin Covid-19. Jadi vaksinasi diperbolehkan," ujarnya kepada Tribunnews.com, Rabu (3/3/2021).

Namun beredar kabar terkait diperbolehkannya seseorang yang memiliki alergi obat untuk disuntik vaksin.

Hal itu dibenarkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) yang menyatakan, seseorang yang mengalami alergi obat dan makanan tetap diperbolehkan menerima vaksin.

Dalam keterangan tertulisnya, PAPDI mengatakan orang yang belum dipebolehkan menerima vaksin Coronavac jika memiliki reaksi alergi berupa anafilaksis dan reaksi alergi berat, akibat vaksin Coronavac dosis pertama ataupun akibat dari komponen yang sama yang terkandung pada vaksin Coronavac.

(TribunPalu.com/Hakim)

Penulis: Rahman Hakim
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved