Breaking News:

BPBD Lumajang hingga Malang Mulai Pantau Kerusakan Akibat Gempa 6,1 SR yang Terasa di Jatim

Pasca gempa yang melanda beberapa kawasan di Jawa Timur, rumah warga dan beberapa fasilitas publik mengalami kerusakan.

Kompas TV
Gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) sekitar 14.00 WIB. 

Gempa yang terjadi pukul 14.00 WIB tadi berpusat di 90 km barat daya Kabupaten Malang.

Kepala BMKG Malang, Ma'muri mengatakan gempa susulan diprediksi akan terjadi lagi.

Namun hal tersebut belum bisa dipastikan oleh BMKG, sebab diperlukan analisis mendalam terkait hal tersebut.

"Potensi susulan kemungkinan ada, tapi itu masih kami dalami," ujarnya dalam tayangan Breaking News Kompas TV.

Baca juga: BNPB Sebut Penanganan Korban Dampak Siklon Tropis Seroja di NTT Sudah Optimal

Baca juga: Update Dampak Siklon Tropis Seroja di NTT: 98 Orang Masih Dinyatakan Hilang, 1 Kapal Tenggelam

Peringatan Gelombang Tinggi 8 April 2021:Gelombang Samudra Hindia Selatan NTT Capai 6 Meter

Ma'muri mengatakan hingga saat ini terjadi dua kali gempa susulan di Malang.

"Sampai saat ini sudah ada dua kali gempa susulan di sini," sambungnya.

Ia mengatakan jika gempa susulan berkekuatan lebih kecil dari gempa utama yang juga dirasakan hingga di kota lain seperti Surabaya bahkan Solo, Jawa Tengah.

"Relatif jarang. Hanya dua kali selama ini dan semakin lama akan semakin berkurang kekuatannya," beber Ma'muri.

Pihaknya menyatakan jika gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Meski demikian, Ma'muri mengimbau masyarakat yang berada di pesisir pantai selatan untuk tetap waspada.

"Gempa ini cukup kuat, tapi masyarakat pesisir pantai selatan harus tetap waspada," katanya dalam sambungan telefon.

(TribunPalu.com/Hakim)

Penulis: Rahman Hakim
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved