Breaking News:

Kondisi Psikologis Seseorang saat Ditanya 'Kapan Nikah?' Psikolog: Bisa Menimbulkan Stress

Pertanyaan 'kapan nikah?' bisa menimbulkan stress bahkan rasa trauma pada diri seseorang. Namun juga memiliki dampak positif bagi sebagian orang.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Imam Saputro
soompi.com
ILUSTRASI - Pertanyaan 'kapan nikah' dapat menimbulkan dampak negartif bagi psikologis seseorang 

Kondisi Psikologis Seseorang saat Ditanya 'Kapan Nikah?', Psikolog: Bisa Menimbulkan Stress

TRIBUNPALU.COM - Jelang bulan Syawal, banyak orang yang sudah merencanakan hari bahagia mereka.

Bulan Syawal merupakan salah satu bulan baik untuk melaksanakan pernikahan.

Bahkan Rasululullah SAW juga menyunnahkan menikah di bulan setelah Ramadan tersebut.

Menikah memang menjadi sesuatu yang indah bagi seseorang.

Namun jangan sering-sering bertanya "kapan nikah" kepada seseorang yang belum menikah.

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 10 April 2021: Pisces Hati-hati Bicara, Libra Jaga Kesehatan Mental

Baca juga: Melawan Stigma Kesehatan Mental, Psikolog: Stop Judging, Start Supporting

Sosok Felicia Hutapea, Putri Hotman Paris yang Tegur Luna Maya di Medsos Bahas Gangguan Mental

Ternyata dari pertanyaan simple tersebut bisa menimbulkan berbagai macam dampak psikologis.

Psikolog Unit Layanan Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Laelatus Syifa, M.Pi mengatakan pertanyaan itu bisa jadi hanya basa-basi.

"Bisa jadi itu hanya pertanyaan basa-basi," dikutip Tribun Palu dari laman Kompas.com.

Ia juga membenarkan jika pertanyaan 'kapan nikah' bisa menimbulkan berbagai macam efek untuk perkembangan mental seseorang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved