Breaking News:

Sisi Lain Palu

Mengintip Susana Malam di Tondo Kiri: Kawasan Lokalisasi Palu Dihuni Eks Dolly 

Kerlap kerlip lampu di tempat hiburan malam (THM) selalu menyala di lorong legendaris Kota Palu, Sulawesi Tengah itu.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
ilustrasi pekerja sesk 

Kadang ada yang mampir negosiasi untuk teman tidur, atau hanya untuk ditemani bernyanyi sambil mengonsumsi minuman keras jenis bir.

Ada juga yang hanya sekadar melintas untuk "cuci mata".

Bila negosiasi cocok, langsung diarahkan masuk ke dalam tempat karaoke yang dilengkapi fasilitas layar tancap, speaker besar, dan satu operator untuk melayani pesanan lagu.

Perempuan yang jasanya dipakai untuk teman karaoke punya tarif sendiri, biasanya dihitung per jam.

Kalau biaya bir dipatok harga Rp 60 ribu per botol.

Waktu karaoke dibatasi hingga pukul 03.30 WITA.

Di bagian belakang tempat karaoke, tersedia banyak kamar. Kamar itu dihuni para pekerja seks. 

Kamar mereka berukuran sekira 2x3 meter, terdapat fasilitas kamar mandi mini.

Toiliet mini itu dibatasi tembok setinggi pinggang orang dewasa.

Baca juga: Pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan Dikabarkan Meninggal Dunia, Berikut Profil dan Sepak Terjang Lia Eden

Baca juga: Apakah Puasa Sah meski Belum Mandi Junub setelah Imsak? Ini Penjelasan serta Tata Cara Mandi Wajib

Rata-rata para pekerja seks di tempat itu berasal dari Surabaya, Jawa Timur.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved