Fakta Kampung Narkoba yang Dibeking Oknum: Pasukan Dibayar Rp 200 Ribu Sehari, Pakai Kode Petasan
orang yang berjaga langsung memberitahukan kehadiran polisi dengan memberikan kode menyalakan petasan. oleh orang suruhan yang dibayar Rp 200 ribu
"Tangga Buntung ini kampung narkotika yang tidak bisa disentuh. Banyak oknum yang membekingi mereka," kata Andi, Minggu (11/4/2021), dikutip dari TribunSumsel.com.
Selain itu, akses jalan yang sulit juga menjadi keamanan untuk dilakukan penggerebekan.
Tak hanya itu, anggota Jatanras Polda Sumsel yang pernah melakukan penangkapan di sana ditusuk oleh pelaku.
"Memang rumit di lokasi. Dulu saja ada anggota Jatanras untuk kejahatan kejahatan ditusuk. TKP, lorong-lorongnya itu sulit sekali kita gambar, ”ujarnya.
Butuh Waktu Seminggu Untuk Tembus 'Benteng Pertahanan'.
Dengan perencanaan matang yang dirancang seminggu, operasi penggerebekan dilaksanakan, Minggu (11/4/2021).
Suasana mencekam sempat mewarnai jalannya penggerebekan yang dilakukan aparat kePolisian di Kampung Narkoba kawasan Tangga Buntung Jalan Sidoing Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (11/4/2021).
Andi mengatakan, warga sempat memberikan perlawanan dengan menghujani petasan ke arah aparat kePolisian saat melakukan penggrebekan.

"Banyak sekali petasan yang dihidupkan di sana tadi. Wilayah lorong-lorong itu tadi sudah gelap dengan asap," ujarnya.
Memiliki rata-rata bangunan bertingkat, warga di kawasan tersebut dengan mudahnya menghujani petasan dari atas ke arah aparat.
Andi berujar, perlawanan itu sudah diduga sebelumnya sehingga sebelum berangkat seluruh anggota diingatkan untuk waspada pada serangan dari atas.
"Sebelum kita berangkat, anggota sudah saya ingatkan bahwasanya mata kita harus tajam melihat ke segala sisi. Jadi saat di dalam, kita tadi juga memfokuskan mata untuk melihat ke atas. Faktanya memang benar, kita di dalam itu dihujani petasan. Suasana sudah gelap karena asap saat penggrebekan dilakukan," ujarnya.
Selain untuk menghambat petugas, petasan yang dilemparkan faktanya juga berfungsi sebagai pertanda antar sesama warga di kawasan tersebut.
Diungkapkan Andi, bila Kampung Narkoba itu memiliki benteng-benteng yang sudah terorganisir satu sama lain.
Khususnya untuk menghadapi petugas jika terjadi penggrebekan.