Isak Tangis Iringi Pemakaman Guru Nathan, Korban Penembakan KKB di Papua, Sang Ayah Sempat Pingsan
Suasana duka pecah saat jenazah guru Nathan hendak dimasukkan ke liang lahat, sang ayah pingsan.
"Yang satu ini (Arkana) belum dilihat langsung oleh Yonathan, terakhir waktu masih dalam kandungan," ungkap Dewi sambil mengusap air matanya.
Saat melahirkan Arkana, sambung Dewi, kami komunikasi lewat video cal.
Dikatakan, Yonathan merantau ke Papua kurang lebih tiga tahun.
Baca juga: Pidato Mengharukan Pangeran Charles atas Kepergian Pangeran Philip: Ayah Saya Orang yang Istimewa
Terkahir Yonathan pulang ke Toraja pada awal 2019.
"Saat mau kembali ke Papua, ia bilang jaga anak kita dengan baik," pungkas Dewi.
Sebagai informasi, Yonathan merupakan salah satu guru di SMP 1 Beoga, Papua.
Selain Yonathan, satu warga Toraja lainnya menjadi korban penembakan KKB.
Adalah Oktovianus Rayo (42) yang tewas ditembak KKB pada Kamis (8/4/2021).
Sehari-hari Oktovianus bertugas di SD Jambul, Distrik Beoga, sekitar tiga kilometer dari kampung Julugoma.
Informasi yang dihimpun, jenazah Oktovianus dan Yonathan tiba di Toraja pada Senin (12/4/2021) dini hari.
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Sebelum Ditembak, Yonathan Telepon Istrinya di Toraja: Saya Dikepung KKB, Setelah Itu Putus! Dan Cara PGRI Toraja Utara Beri Penghormatan Terakhir Yonathan, Korban Penembakan KKB di Papua.