Breaking News:

Poso Hari Ini

Pesan Kapolres Poso kepada Netizen soal Bocah Meninggal Misterius: Jangan Main Hakim di Media Sosial

Kapolres) Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf minta masyarakat tidak lagi menyebarkan informasi hoaks meninggalnya seorang anak bernama Nugi Rantaola (3).

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, POSO - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf minta masyarakat tidak lagi menyebarkan informasi hoaks meninggalnya seorang anak bernama Nugi Rantaola (3) di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara.

Dirinya mengatakan sampai saat ini kepolisian masih melakukan proses penyelidikan dengan melakukan olah TKP.

Polisi juga masih mengumpulkan bukti-bukti termasuk memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui kejadian hilangnya anak 3 tahun tersebut.

Hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan motif maupun pelaku dalam kasus meninggalnya anak Nugi Tantaola

"Sampai dengan saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Poso, Jumat (16/4/2021) siang.

Baca juga: Taman Hutan Raya di Sigi: Dulu Jadi Wisata Favorit, Sekarang Terbengkalai

Baca juga: Tunjangan TNI AU Bisa Tembus Rp 37 Juta, Berikut Rinciannya Mulai dari Golongan I hingga IV

Baca juga: Bacaan Niat Salat Dhuha, Lengkap dengan Tata Cara, Urutan hingga Doa setelah Salat, Latin dan Arti

Dengan hal itu, AKBP Rentrix berharap pada seluruh masyarakat agar tidak lagi sebarkan informasi hoax di media sosial terkait meninggalnya anak Nugi tersebut.

"Jangan main hakim sendiri di media sosial, mari gunakan medsos secara bijak," ucapnya

Kapolres Poso juga meminta masyarakat harus percayakan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan demi tegaknya hukum dan keadilan.

Nugi Rantaola adalah anak laki-laki berusia 3 tahun warga Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (11/4/2021) pukul 10.00 Wita.

Bocah tersebut dilaporkan menghilang secara misterius sejak Sabtu (27/3/2021) lalu

Setelah dilakukan pencarian selama 15 hari, Nugi ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, di sebuah perkebunan warga sekitar 4 km dari rumah korban (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved