Kepuasan Terhadap Kinerja Wapres Rendah, Setwapres: Padahal Setiap Hari Agenda Banyak
Muncul hasil survei menunjukan rendahnya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembentukan daerah baru itu pun dipastikan akan menelan biaya yang besar.
"Belum tentu juga itu berhasil menjalankan otonomi baru dengan baik. Dari sekian banyak wilayah baru yang dizinkan dimekarkan, sejauh ini baru Papua yang akan dikembangkan oleh pemerintah pusat," kata dia.
Dengan demikian, Oemar pun membantah bahwa kinerja dan agenda Wapres Ma'ruf Amin rendah seperti yang dibicarakan masyarakat.
"Jadi tidak benar kalau agenda Wapres Amin rendah, dan hanya dilihat dari rekaman pidato ke rekaman pidato saja. Kalaupun ada rekaman pidato untuk suatu acara, itu pun penugasan langsung dari Presiden sendiri," kata Oemar.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia, Selasa 20 April 2021: Surabaya Cerah, Pontianak Hujan
Baca juga: 2 Hari Pencarian, Nelayan Hilang Asal Parimo Ditemukan di Perairan Gorontalo
Baca juga: VIRAL Ibu dan Anak Beda Usia 15 Tahun: Kalau Suka Cowok Usia Lebih Tua, Malah Naksir Emak
"Tak jarang juga sehari, Wapres harus melakukan rekaman pidato untuk berbagai acara yang cukup banyak sehingga harus bertahan di hadapan kamera yang menyorotnya berkali-kali," ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, kinerja Wapres Ma'ruf Amin mendapat nilai rendah dari beberapa survei yang dilaksanakan lembaha survei.
Pada awal Oktober 2020, survei Indo Baromoter menunjukkan ada sebanyak 47,4 persen responden tidak puas terhadap kinerja Wapres Ma'ruf Amin.
Sementara responden yang menyatakan puas hanya 40,8 persen. Selanjutnya survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Wapres Amin sebesar 36 persen.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Survei Kepuasan atas Wapres Rendah, Setwapres: Padahal Agenda Luar Biasa Banyak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/wapres-maruf-amin-2.jpg)