Breaking News:

Munarman Ditangkap Densus

6 Jam Geledah Bekas Markas FPI, Densus 88 Amankan 4 Box Kontainer, Ditemukan Diduga Bahan Berbahaya

Setelah penangkapan mantan sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Tim Densus 88 Anti Teror dan Tim Gegana langsung melakukan penggeledahan.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Polisi dan TNI menjaga dengan ketat ketika Bekas markas Front Pembela Islam (FPI) geledah di Jalan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (26/4) . Polisi mencari barang bukti usai penangkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman. (Warta Kota/henry lopulalan) 

TRIBUNPALU.COM - Setelah penangkapan mantan sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Tim Densus 88 Anti Teror dan Tim Gegana langsung melakukan penggeledahan.

Adalun penggeledahan itu dilakukan di bekas markas FPI yang berlokasi di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat.

Kurang lebih selama 6 jam melakukan penggeledahan, Tim Densus 88 Anti Teror dan Tim Gegana mengamankan empat box kontainer.

Keseluruhan box kontainer itu langsung dibawa oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menggunakan mobil polisi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, keempat box kontainer itu akan dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan penelitian pendalaman.

"Nanti yang menjelaskan itu dari Humas mabes polri secara mendetail tentang apa yang kami temukan di lokasi," tuturnya kepada awak media di lokasi.

Diketahui proses penggeledahan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap bekas markas FPI ini dilakukan sejak pukul 17.15 WIB dan baru selesai sekira pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya, tim Gegana dan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Polri masih mendalami temuan barang mencurigakan dari penggeledahan yang dilakukan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI), Kamis (27/4/2021).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pendalaman yang dilakukan itu guna mencari keterkaitan antara alat bukti dengan pasal yang disangkakan terhadap mantan sekretaris FPI Munarman atas perkara dugaan terorisme.

"Kami tim menemukan beberapa barang-barang, nanti akan diteliti ada tidak kaitannya sebagai alat bukti sebagaimana konstruksi pasal yang dipersangkakan," tutur Hengki kepada awak media di lokasi penggeledahan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved