Apa Itu Hidroponik? Ketahui Manfaat dan Cara Membuatnya di Pelataran Rumah
Taman hidroponik bisa digunakan seseorang untuk menanam sayuran tanpa tanah. Sehingga lebih efisien. Berikut manfaat dan cara membuatnya.
Apa Itu Kebun Hidroponik? Ketahui Manfaat dan Cara Membuatnya di Pelataran Rumah
TRIBUNPALU.COM - Taman hidroponik bisa digunakan seseorang untuk menanam sayuran tanpa tanah.
Bahkan kerap kali ditemui menanam sayuran hidroponik di dalam ruangan.
Dengan menggunakan air, tanaman hidroponik bisa lebih terkendali dari serangan hama dan gulma.
Untuk membangun kebun hidroponik di rumah, Anda tidak perlu menyuruh tukang kebun untuk merawatnya.
Anda sendiri bisa memeliharanya sambil mengerjakan pekerjaan yang lain.
Kebun hidroponik saat ini sudah memiliki banyak peminat, terutama di kawasan perkotaan.
Lalu apa itu kebun hidroponik?
Kebun hidroponik adalah taman yang berisi tanaman, baik itu sayuran atau buah-buah yang menggunakan air sebagai media tanamnya.
Baca juga: Anak-anak di Desa Kebun Kopi Donggala Tak Main Smartphone, Alasannya Bikin Kagum
Dilansir dari laman The Spruce, kebun hidroponik telah dibudidayakan oleh manusia sejak berabad-abad yang lalu.
Orang-orang memanfaatkan daerah dengan kelembaban tinggi di mana tanah yang kaya nutrisi tidak cukup tersedia pada kala itu.
Tanaman yang berada di kebun hidroponik ini menggunakan rockwool (sejenis gabus yang khsuus untuk menanam) sebagai media tanamnya.
Kemudian mengunakan pipa PVC sebagai pengganti pot, atau juga bisa dengan memanfaatkan ember untuk sistem wick.
Apabila menggunakan pipa PVC, pompa air mancur yang terletak di bagian bawah wadah memaksa air naik dan melewati manifold.
Lalu air akan menyemprot ke bagian bawah cangkir jaring jaring.
Manfaat Memiliki Kebun Hidroponik
1. Lebih bersih
Memiliki tanaman hidroponik akan membuat kebun jauh lebih bersih ketimbang menggunakan media tanam lain.
Pemandangan yang rapi juga akan Anda temui jika memiliki kebun hidroponik sendiri di rumah.
Selain itu udara juga semakin terasa segar dnegan adanya sayuran hijau di kawasan rumah Anda.
2. Meminimalisir hama dan gulma
Kebun hidroponik cenderung lebih terkendali dari pada menggunakan medium tanah.
Jika menggunakan tanah, gulma dan hama seperti ulat, belalang, tikus, katak dan sejenisnya akan lebih mudah ditemui.
Namun saat menggunakan sistem hidroponik, maka hama dan gulma akan sulit tumbuh di sekitaran tanaman.
Baca juga: Jadi Alternatif Kegiatan di Akhir Pekan, Ternyata Berkebun Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan
3. Lebih efisien
Perbandingan antara pekerjaan dan hasil yang akan dipanen akan seimbang.
Pemeliharaan kebun hidroponik juga akan lebih cepat dengan menanam menggunakan media yang lain.
Tenaga yang dibutuhkan untuk mengurus kebun hidroponik juga terbilang lebih sedikit.
4. Pertumbuhan lebih cepat dan lebih besar
Tanaman hidroponik memiliki kemampuan dalam menggunakan energi yang lebih sedikit.
Jika tanaman biasa yang berada di tanah, maka energi yang dibutuhkan cukup besar.
Lantaran pertumbuhan akar harus kuat untuk menopang tubuh tanaman.
Namun apabila menggunakan sistem hidroponik, maka energi tersebut akan lebih sedikit dibutuhkan.
Kemudian hasil pertumbuhan juga akan lebih cepat dan lebih besar.
Baca juga: Warga Takut Berkebun Pasca Penyerangan MIT di Kalemago, Keluarga Korban: Mata Pencaharian Kami Mati
Akar berangin yang dimiliki tanaman hidroponik lebih baik daripada saat ditanam di tanah.
Gnagguan antar tanaman juga memiliki lebih sedikit risiko.
Hal ini dikarenakan tanaman hidroponik ditanam dalam wadah terpisah atau memiliki sekat yang cukup jauh.
Cara Membuat Kebun Hidroponik di Rumah dengan Pipa PVC
Alat:
- Bor tanpa kabel
- Pita pengukur
- Kumpulan bit auger
- Pemotong pipa PVC atau gergaji besi
- Set mata bor
- Set keran baja (ulir) bit
- Gergaji
Bahan:
- 12 cangkir jaring jaring hidroponik dan kerah neoprena, 3 inci
- 1 Mengunci dan membawa tempat sampah dengan penutup, 18 galon
- 12 kaki pipa PVC, 1 inci
- 2 siku PVC, 1 inci
- 7 buah PVC, 1 inci
- 16 Penyemprot hidroponik
- Pompa air mancur selam
Cara membuat:
1. Ukur Bagian Dalam Nampan
Dengan pita pengukur, ukur dan catat dimensi bagian dalam nampan.
Karena lipatan semprot harus sekitar 3 inci di bawah bibir wadah, ukur pada ketinggian ini.
Ukur panjang dan lebar bagian dalam nampan.
*Catatan
Proyek ini didasarkan pada nampan dengan dimensi bagian dalam 26-3 / 4 inci kali 16-1 / 2 inci.
Baca juga: 5 Manfaat Berkebun Skala Rumahan, Bisa Bantu Jaga Kesehatan Fisik hingga Mental
2. Buat Bagian Luar Manifold Semprot
Buat manifold semprot untuk bagian dalam tempat sampah menggunakan pipa PVC, siku, dan tee.
Dimensi luar manifold harus sesuai dengan pengukuran Anda sebelumnya.
Buat perimeter luar manifold dengan empat siku PVC, enam buah pipa PVC 4-1 / 4 inci, dua buah PVC 25 inci, dan empat tee PVC untuk membentuk persegi panjang.
Setiap sisi pendek persegi panjang dibentuk dari dua siku, dua tee, dan dua bagian PVC berukuran 4 inci.
Kedua PVC panjang 25 inci membentuk sisi yang panjang.
3. Buat Bagian Dalam Manifold Semprot
Dua bagian panjang pipa berjalan memanjang di bagian dalam manifold.
Bagian panjang ini masing-masing terbuat dari dua bagian PVC 12 inci dan satu tee PVC.
4. Buatlah Downspout dari Spray Manifold
Downspout manifold menghubungkan antara dua bagian dalam pipa yang panjang.
Itu terbuat dari dua potongan pipa PVC 1-3 / 4-inci dan satu tee.
Baca juga: Pamit Pergi Berkebun, Sudah 10 Hari Pria di Donggala Tak Kunjung Pulang
5. Lubang Bor Untuk Penyemprot
Bor 16 lubang dengan jarak yang sama di bagian atas manifold.
Ikuti dengan membuat benang di lubang dengan keran baja.
Dengan tangan, kencangkan 16 penyemprot hidroponik ke dalam lubang.
*Perhatikan
Penyemprot hidroponik menghadap ke bawah, ke arah air. Jadi, sisi manifold tempat Anda mengebor lubang nantinya akan menghadap ke bawah.
6. Buat
Tempatkan pompa air submersible fountain di bagian bawah nampan dan ukur jarak dari pompa ke manifold. Potong pipa PVC sesuai.
Paskan semua potongan PVC menjadi satu dan tempatkan manifold di tempat sampah.
7. Bor Drain dan Lubang Kabel
Gunakan mata bor berukuran satu inci untuk mengebor dua lubang di sisi nampan, dekat bagian atas.
8. Lubang Bor Untuk Piala Net
Bor 12 lubang dengan jarak yang sama di tutup tempat sampah dengan gergaji lubang tiga inci.
9. Isi Tempat Sampah Dengan Air
Isi tempat sampah dengan sekitar 10 galon air bersih. Lepaskan kabel pompa dari samping.
10. Tempatkan Piala Net
Pasang tutup tempat sampah di atas, lalu masukkan 12 cangkir jaring ke dalam lubang. Pasang kerah neoprena di atas cawan jaring.
(TribunPalu.com/Hakim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/hidroponik-rumahan.jpg)