Breaking News:

Virus Corona

Dinyatakan Reaktif Saat Terjaring Penyekatan di Jembatan Suramadu, MS(34) Kabur Tinggalkan KTP

Seorang warga asal Bangkalan Madura berinisial MS (34) kabur usai dinyatakan reaktif saat terjaring penyekatan di pintu keluar Jembatan Suramadu arah

Editor: Putri Safitri
thejournalofmhealth.com
ILUSTRASI tes swab Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang warga asal Bangkalan Madura berinisial MS (34) kabur usai dinyatakan reaktif saat terjaring penyekatan di pintu keluar Jembatan Suramadu arah Surabaya, Senin (7/6/2021) pagi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan warga berinisial MS (34) asal Dusun Berelek itu menghilang setelah hasil swab testnya dinyatakan positif.

"Benar, kabur ke arah Surabaya," ujar Ganis, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi COVID-19 Gratis Hari Keempat di Taman GOR Kota Palu

Baca juga: Polres Bangkep Siapkan 500 Dosis Vaksin COVID-19, Gratis untuk Warga

Baca juga: Update COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah per Minggu 6 Juni 2021: Tambah 6 Kasus Baru & 15 Kesembuhan

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi W menambahkan tindak lanjut terhadap warga yang nekat kabur usai hasil swab test antigennya positif itu akan dikoordinasikan dengan satgas Covid 19 kota Surabaya.

"Dari posko penyekatan dilanjutkan ke Satgas COVID-19 Kota Surabaya. Datanya akan diberikan ke Satgas Covid 19 Bangkalan. Untuk mencari keberadaan warga yang positif tersebut," singkatnya di lokasi.

Baca juga: Berkedok Isi Pulsa, Pria Rampas HP Pemilik Kios di Palu Usai Diperlihatkan Bukti Transfer

Bagi warga Madura yang terindikasi positif swab test antigen, akan dibawa ke RS Soewandhi Surabaya dan RS Lapangan Surabaya untuk menjalani perawatan dan test lebih lanjut.

Untuk diketahui, Pemkot Surabaya melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu bagi seluruh pengendara yang akan masuk ke Surabaya sejak Minggu, 6 Juni 2021.

Penyekatan tersebut merupakan dampak dari meningkatkanya jumlah pasien COVID-19 di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. 

Baca juga: Bantah Masukkan Cobek ke Alat Vital Istrinya, Saharudin: Cuma Saya Gosok Kalau Bohong Tembak Mati

Pengendara, ataupun warga yang masuk ke Surabaya diwajibkan mengikuti tes swab.

Jika dinyatakan positif maka, warga tersebut akan dikarantina di rumah sakit atau tempat karantina terdekat. Jika negatif maka mereka bisa melanjutkan perjalanan.

Informasi yang SURYA himpun, ada banyak warga yang dinyatakan positif COVID-19 setelah dilakukan tes COVID-19.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Seorang Warga yang Melintasi Jembatan Suramadu Kabur Usai Dinyatakan Reaktif, Tinggalkan KTP

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved