Breaking News:

Mahfud MD Beberkan Informasi Penting, Diam-diam Komplotan Koruptor Gabung Kekuatan Hantam KPK

Menko Polhukam Mahfud MD membeberkan informasi penting mengenai apa yang sedang terjadi di KPK.

Editor: Muh Ruliansyah
Kompas.com/Kristanto Poernomo
Mahfud MD 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membeberkan informasi penting mengenai apa yang sedang terjadi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Belum lepas masalah TWK Kepegawaian dan penonaktifan sejumlah pegawai senior kini muncul informasi baru dari Mahfud MD terkait usaha pelemahan KPK.

Mahfud MD menjelaskan, saat ini para koruptor sedang galang kekuatan untuk menghantam KPK.

Menurut Mahfud koruptor-koruptor itu bersatu dan menyerang lembaga antirasuah itu karena takut kasusnya akan terbongkar.

Ia menegaskan bahwa dirinya selalu mendukung KPK, namun ada pihak-pihak yang berpandangan lain.

Baca juga: Palu dan Donggala Dapat Pemadaman Listrik Bergilir, Cek Jadwal dan Lokasinya

Baca juga: BBTNLL Perkenalkan Produk UKM dari Cagar Biosfer Lore Lindu

Baca juga: Detik-detik Sekelompok Anak Muda Selamatkan Temannya yang Terjebak Arus Deras di Air Terjun Wera

"Saya sangat hormat pada anak-anak ini semua. Tetapi orang yang merasa punya data lain dan koruptor-koruptor yang dendam dan koruptor yang belum ketahuan tetapi takut ketahuan ini sekarang bersatu untuk hantam itu," tutur Mahfud dalam diskusi dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) serta sejumlah pimpinan universitas di Yogyakarta, Sabtu (5/6/2021) seperti diberitakan Tribun Network

Mahfud juga menjelaskan bahwa upaya penguatan KPK tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga eksekutif.

Namun ada pihak-pihak yang lain yang juga harus terlibat seperti DPR dan partai politik (parpol). 

"Keputusan tentang KPK itu tidak di pemerintah saja, ada di DPR, partai dan civil society ini akan pecah juga," ujarnya.

Ia mencontohkan kala itu Presiden Joko Widodo hendak mengeluarkan Peraturan Perundang-Undangan (Perpu) untuk menghentikan revisi UU KPK.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved