Cara Menghadapi Masa Quarter Life Crisis dengan Sehat, Baik Secara Fisik Maupun Mental
Quarter life crisis adalah proses pencarian jati diri bagi seseorang yang mulai memasuki tahap awal usia dewasa.
Nikmatilah setiap waktu, manis dan pahitnya, karena masa itu tidak akan kembali lagi.
8. Banyak-banyak bersyukur atas apa yang telah kamu dapatkan
Terkadang, Anda terlalu sibuk mencari-cari hal yang belum didapat.
Padahal, telah begitu banyak nikmat yang ada di depan mata.
Baca juga: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Disebut Gangguan Jiwa, Psikolog Forensik: Tipe Pemaafan Hukum?
Baca juga: Kata Psikolog Forensik Soal Kasus Fetish Jarik Gilang Bungkus: Kemungkinan Ada Penyimpangan Lain
Penyebab Quarter Life Crisis
1. Munculnya banyak pilihan dalam hidup
Dikutip dari kanal YouTube Satu Persen Official, biasanya selepas kuliah, Anda akan menemukan berbagai pilihan dalam hidupnya.
Ada yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana, bekerja atau menikah saja.
Sehingga Anda akan dihantui dengan perasaan anxious, insecure, sampai over thinking.
Pilihan-pilihan tersebut akan menghiasi kehidupan Anda setelah lulus dari kuliah.
2. Menentukan Makna Hidup
Ketika masih berada di bangku sekolah, mungkin kebanyakan orang akan berpikir tentang kehidupan masa depan yang jauh lebih baik.
Misalnya, ketika Anda bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kemanusiaan, sampai relawan bencana.
Mungkin Anda akan berpikir jika uang bukanlah segalanya.
Namun sejatinya setelah dewasa, yang Anda butuhkan ialah uang yang realistis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/bicara.jpg)