Apa Itu Pengasuhan yang Penuh Perhatian? Simak Penjelasan serta Manfaatnya
Memiliki atau mengasuh anak kecil membutuhkan bimbingan ekstra. Namun hal tersebut bisa disiati dengan berbagai cara.
Untuk memecahnya lebih jauh, sebagian besar gagasan pengasuhan yang penuh perhatian melibatkan beberapa keterampilan.
1. Mendengarkan:
Ini berarti benar-benar mendengarkan dan mengamati dengan perhatian penuh Anda.
Ini bisa membutuhkan banyak kesabaran dan latihan.
Mendengarkan meluas ke lingkungan. Perhatikan semuanya — pemandangan, bau, suara yang ada di sekitar.
Baca juga: Apa Itu Insecure dan Bagaimana Cara Mengatasinya? Simak Pengertian, Gejala, dan Tandanya
Baca juga: Apa Itu Hamil Anggur? Kenali Ciri, Penyebab serta Cara Mengatasinya
2. Penerimaan yang tidak menghakimi:
Ini mendekati situasi tanpa menghakimi perasaan Anda atau perasaan anak Anda.
Tidak menghakimi juga berarti melepaskan harapan yang tidak realistis dari anak.
Pada akhirnya, penerimaan "apa adanya" itulah tujuannya.
3. Kesadaran emosional:
Menumbuhkan kesadaran untuk interaksi pengasuhan meluas dari orang tua ke anak dan kembali.
Memodelkan kesadaran emosional adalah kunci untuk mengajar anak Anda melakukan hal yang sama.
Selalu ada emosi yang mempengaruhi situasi, apakah itu terbentuk sejak lama atau lebih cepat.
4. Regulasi diri:
Ini berarti tidak membiarkan emosi Anda memicu reaksi langsung, seperti berteriak atau perilaku otomatis lainnya.