Teroris MIT Poso
Teroris MIT Diduga Punya Simpatisan, Akademisi Untad: Tidak Rasional, Mereka Kelaparan di Hutan
Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Harun Nyak Itam Abu menyoroti pernyataan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Harun Nyak Itam Abu menyoroti pernyataan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso.
Pernyataan itu berisi dugaan Kapolda bahwa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) memiliki simpatisan dari pihak luar.
Sebaliknya, Harun justru meragukan jika kelompok teroris pimpinan Ali Kalora itu memiliki simpatisan.
Pakar Hukum Pidana Untad itu berkeyakinan selama ini Ali Kalora Cs memperoleh logistik dari hasil merampok disertai pengancaman.
"Saya menyangsikan jika MIT punya simpatisan, itu tidak rasional. Kalau punya simpatisan tidak mungkin mereka kelaparan di hutan," kata Harun, Jumat (2/7/2021).
Baca juga: Lowongan Kerja Sulteng: Jehan Apotek & Dental Care Buka Penerimaan Apoteker, Gaji Rp 2,5 Juta
Baca juga: Bupati Parimo Terima Penghargaan Kabupaten Kinerja Terbaik Pengelolaan dan Penyaluran TKDD
Baca juga: 2 Resep Mudah dan Praktis, Cara Membuat Pancake Cocok untuk Sarapan
Aparat TNI-Polri tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya sebelumnya mengendus keberadaan MIT di Pegunungan Manggalapi, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/6/2021).
Dugaan itu muncul setelah aparat menerima laporan adanya gubuk dicurigai sebagai persembunyian kelompok MIT pimpinan Qatar.
Pengecekan pun dilakukan dan dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso bersama Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf.

Namun, Qatar Cs berhasil melarikan diri sebelum tim gabungan tiba di lokasi.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti diduga milik kelompok MIT berupa amunisi dan logistik.
Di antaranya alat komunikasi, potongan baju, perlengkapan masak, peluru dan senjata tajam.
Atas penemuan inilah, Kapolda Rakhman menduga beberapa logistik berasal dari simpatisan kelompok teroris paling dicari itu.
"Yang paling penting jangan simpati kepada teroris yang melakukan teror kejahatan kepada masyarakat," ucap Rakhman, dikutip Senin (28/6/2021).
Baca juga: Daftar Harga HP Oppo Reno Series Bulan Juli 2021: Oppo Reno5 F, Oppo Reno5 5G, Oppo Reno4 Pro
Baca juga: Kumpulan Bacaan Doa dan Amalan Sunnah di Hari Jumat, Baca Surah Al Kahfi dan Shalwat Nabi
Baca juga: 6 Resep Mudah Membuat Sup Nikmat: Sup Daging, Sup Jamur, hingga Cream Soup
Hal senada juga diungkapkan Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf.