Breaking News:

Apa Itu Covid-19 Varian Delta? Ini Perbedaannya dengan Virus Corona yang Menyebar di Wuhan

Satu penelitian menemukan bahwa gejala yang paling banyak dilaporkan adalah sakit kepala, sakit tenggorokan dan flu.

Editor: Imam Saputro
TribunPalu.com/HandOver
Ilustrasi COVID-19 Varian Delta 

TRIBUNPALU.COM - Amerika Serikat dan Inggris telah sepenuhnya memvaksinasi sekitar 43 persen dari populasi mereka.

Tetapi karena varian Delta menjadi lebih umum di Inggris dalam beberapa pekan terakhir, negara tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Lonjakan serupa dalam kasus terlihat di India ketika varian Delta menyebar luas.

Para ahli mengatakan ini karena varian ini lebih mudah menular.

Bukti awal menunjukkan varian Delta dapat meningkatkan risiko lebih parah dibandingkan dengan varian Alpha.

Orang dengan varian Delta 2,61 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit daripada mereka yang memiliki varian Alpha.

Paling berisiko dari varian Delta adalah orang-orang yang tidak sepenuhnya divaksinasi dan mereka yang tidak memiliki respon imun yang kuat terhadap vaksinasi, seperti orang yang lebih tua.

ILUSTRASI Gejala Covid-19 Varian Delta
ILUSTRASI Gejala Covid-19 Varian Delta (Freepik)

Apa itu varian Delta dan bagaimana gejalanya?

Berikut penjelasan terkait varian Delta yang Tribunnews kutip dari Healthline.com:

Varian Delta juga dikenal sebagai B.1.617.2, pertama kali terdeteksi di India tetapi sejak itu muncul di lebih dari 70 negara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved