Breaking News:

Apa Itu Fenomena Panic Buying? Simak Pengertiannya Menurut Ahli

Selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia, muncul sejumlah fenomena panic buying dari masyarakat. Lantas, apa itu panic buying?

Tangkap Layar Twitter/ezash
Fenomena Panic Buying - Tangkapan layar video saat sejumlah pembeli berebut ingin membeli susu di supermarket 

TRIBUNPALU.COM -  Selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia, muncul sejumlah fenomena panic buying dari masyarakat.

Panic buying ini identik dengan tindakan masyarakat memborong barang dalam jangka waktu pendek.

Biasanya, fenomena ini akan menyebabkan suatu barang menjadi langka di pasaran.

Awal pandemi, panic buying sempat terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Di mana, masyarakat berbondong-bondong memborong masker dan hand sanitizer dalam jumlah banyak.

Baca juga: Apa Itu Saturasi Oksigen? Berapa Kadar Saturasi Oksigen yang Normal? Simak Penjelasan Ahli Berikut

Baca juga: Apa Itu Covid-19 Varian Delta? Ini Perbedaannya dengan Virus Corona yang Menyebar di Wuhan

Kedua barang itu pun menjadi langka dan membuat harga melonjak tinggi dari sebelumnya.

Lantas apa yang dimaksud dengan fenomena panic buying?

Sosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Drajat Tri Kartono menyebut panic buying muncul karena adanya demonstration effect.

Di mana, seseorang akan meniru perilaku yang banyak dilakukan oleh orang lain.

"Melakukan sesuatu karena melihat orang lain melakukan dalam jumlah banyak."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved