Breaking News:

Trending Topic

Desakan Jokowi Mundur Kembali Menggema Lewat Tagar #LockdownJokowi, Netizen Keluhkan PPKM

Desakan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menggema di media sosial.

Penulis: Muh Ruliansyah | Editor: Muh Ruliansyah
Instagram/@jokowi
Presiden Jokowi 

TRIBUNPALU.COM - Desakan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menggema di media sosial.

Setelah tagar #PakPresidenKapanMundur dan #BapakPresidenMenyerahlah, kini muncul tagar baru yang menjadi Trending Topic di Twitter.

Pantauan TribunPalu.com, desakan kepada Jokowi agar meletakan jabatan presiden disuarakan netizen melalui tagar #LockdownJokowi.

Tagar tersebut menjadi salah satu Trending Topic di media sosial Twitter, Jumat (9/7/2021).

Hingga berita ini ditulis, hampir 10 ribu cuitan dengan tagar #LockdownJokowi menghiasi media sosial Twitter.

Baca juga: Ibas Kritik Pemerintah soal Covid-19, Khawatir Indonesia Disebut Failed Nation, Ini Pernyataannya

Baca juga: 37 Warga Binaan Rutan Kelas II A Palu Terima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Baca juga: BKKBN Sulteng Minta Kerja Sama Gubernur Tangani Stunting

Dalam berbagai cuitan dengan tagar #LockdownJokowi, mayoritas netizen menyampaikan keluhan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

"#LockdownJokowi mau lewat ga bisa, walaupun ada surat vaksin, swab antigen dan SIKM.. #PPKMDaruratBerdampakBaik dari mananya.?? nyusahin orang banyak iya.. #LengserkanPakLurah," tulis akun @R_Fun02.

Sementara akun @spinyleaf menuliskan kekecewaan terhadap pengetatan PPKM darurat karena dianggap menyulitkan masyarakat.

Akun @spinyleaf juga mengkritik praktek korupsi yang masih terjadi di Indonesia di masa pandemi COVID-19.

"Pakailah macam² istilah PSBB, PPKM, intinya ga mau lockdown total krn ga mau kasih makan rakyat sesuai undang². Rakyat ga boleh² kemana² tp dibiarkan lapar. Duitnya abis dirampok tikus berdasi sih. Masa kudu.. #LockdownJokowi," tulisnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved