Tips Kesehatan

Tahu Apa Itu Kejang Usus? Disebabkan oleh Depresi dan Stres, Biji Ketumbar Bisa Jadi Solusi

Kejang Usus atau Kram Usus biasa disebut istilah Iritasi Usus (Irritable Bowel Syndrome) adalah salah satu penyakit yang menyerang sistem pencernaan

handover
Ilustasi Kram Usus 

TRIBUNPALU.COM - Tahu tidak Apa Itu Kejang Usus?

Kejang Usus atau Kram Usus biasa juga disebut dengan istilah Iritasi Usus (Irritable Bowel Syndrome) adalah salah satu penyakit yang menyerang sistem pencernaan manusia.

Biasanya Kram Usus sering dialami oleh wanita yang berusia di bawah usia 40 tahun.

Dikutip TribunPalu.com dari situs alodokter.com, gejala yang dialami oleh penderita Kejang Usus adalah kram atau kontraksi spontan pada usus besar dan usus halus.

Gejala Kram Usus

Selain itu penderita juga dapat mengalami gejala-gejala lain, seperti:

- Sakit perut;

- Kram perut;

- Diare;

- Konstipasi;

- Perut kembung;

- Tubuh terasa lemas atau tidak bertenaga;

- Nyeri punggung;

- Mual;

- Sering buang angin; serta

- Konsistensi tinja sering berubah, jadi lebih lunak, keras, atau berlendir.

Penyebab Kram Usus

Ilustasi Kram Usus
Ilustasi Kram Usus (handover)

Ada beberapa gangguan pencernaan maupun penyakit lain yang dapat menyebabkan Kram Usus, seperti berikut ini.

1. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS adalah penyakit yang menyerang saluran pencernaan. Meski tidak berbahaya atau mengancam nyawa, IBS merupakan penyakit kronis yang bisa terjadi terus-menerus sehingga mengganggu keseharian.Kram Usus adalah salah satu gejala IBS. Selain itu, gejala lain yang dapat terjadi di antaranya diare dan kembung. Namun perlu diingat bahwa tidak semua pengidap IBS pasti akan mengalami Kram Usus.

2. Intoleransi makanan

Saat orang yang memiliki kondisi intoleransi laktosa mengonsumsi susu maupun produk olahannya, maka rasa nyeri perut, Kram Usus, dan gangguan pencernaan bisa dirasakan.Selain susu, ada beberapa sumber asupan lain yang dapat memicu intoleransi, seperti kopi, gluten, gandum, pewarna buatan, dan pengawet makanan.

3. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi yang menyebabkan jaringan serupa dinding rahim, justru tumbuh di luar rahim. Pada kasus endometriosis yang memengaruhi kondisi usus, kondisi kram, nyeri, dan diare akan semakin terasa parah menjelang menstruasi.

4. stres

Meski letaknya jauh, saluran pencernaan kita terhubung baik dengan otak.

Pada beberapa kasus, Kram Usus bisa terjadi sebagai respons tubuh terhadap stres emosional.Selain itu, stres juga dapat menjadi salah satu pemicu IBS.

Gejala IBS yang muncul pun akan semakin parah pada orang yang mengalami depresi, stres, gangguan kecemasan, dan sering mengonsumsi makanan tinggi lemak.

Selain keempat kondisi yang sudah disebutkan di atas, Kram Usus juga dapat disebabkan oleh penyakit lain seperti infeksi bakteri, colitis ulseratif, dan penyakit Crohn.

Oleh karena itu untuk mengetahui secara pasti, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Pencegahan Kram Usus

Beberapa tindakan sederhana dapat dilakukan untuk mencegah dan membantu meredakan gejala Kram Usus adalah:

- Mengelola stres.

- Berolahraga secara teratur.

- Mengatur kembali pola makan, yakni menambahkan banyak buah, sayur, gandum utuh, dan kacang-kacangan.

- Mengenali dan menghentikan konsumsi minuman atau makanan yang dapat menjadi pemicu Kram Usus, misalnya susu dan keju.
Tidak merokok.

Manfaat Ketumbar untuk Kram Usus

Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala.
Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala. (pixabay)

Selain sebagai bumbu makanan, manfaat ketumbar bagi kesehatan juga banyak. Seperti mengatasi sakit perut, diare, mual, Kejang Usus, serta perut kembung.

Tak hanya itu gangguan pencernaan yang terjadi bisa diatasi dengan menggunakan ketumbar untuk kesehatan.

Ketumbar bisa mngatasi iritasi yang terjadi pada usus besar. K

hasiat ketumbar untuk kesehatan lainnya yaitu bisa mengatasi masalah pencernaan yang kamu alami seperti perut kembung, cacingan, sembelit, ataupun diare.

Produksi enzim pencernaan akan dibantu oleh kandungan antioksidan yang terdapat dalam biji ketumbar

Manfaat Air Rebusan Ketumbar untuk Kesehatan Tubuh

Ketumbar juga punya banyak manfaat lainnya untuk tubuh, yaitu:

1. Turunkan Kadar Kolestrol

Biji Ketumbar menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Di antaranya yang paling penting adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar Kolesterol.

Satu studi menemukan bahwa tikus yang diberi Biji Ketumbar mengalami penurunan yang signifikan dalam Kolesterol LDL (buruk) dan peningkatan Kolesterol HDL (baik).

Hasil ini menunjukkan bahwa Ketumbar dapat menurunkan Kolesterol total dan trigliserda, serta meningkatkan kadar Kolesterol baik.

2. Jantung

Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian pada hewan dan tabung reaksi menunjukkan bahwa Ketumbar dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kadar Kolesterol LDL (buruk).

Ekstrak Ketumbar tampaknya bertindak sebagai diuretik, membantu tubuh dalam membersihkan kelebihan natrium dan air.

Terlebih lagi, banyak orang menemukan bahwa makan rempah-rempah yang tajam dan rempah-rempah seperti Ketumbar membantu mengurangi asupan natrium, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Dalam populasi yang mengkonsumsi Ketumbar dalam jumlah besar, di antara rempah-rempah lainnya, tingkat penyakit jantung cenderung lebih rendah.

Biji Ketumbar juga dapat menghambat agregasi trombosit manusia.

Jika agregasi trombosit terjadi di arteri, itu dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke jantung dan akhirnya serangan jantung.

3. Turunkan tekanan darah

Ketumbar memainkan peran penting dalam metabolisme lipid dalam sistem manusia.

Studi menunjukkan bahwa itu juga dapat mengatur tingkat tekanan darah.

Sifat antioksidan dari Biji Ketumbar dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah.

Mereka membantu memperlebar pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah.

4. Antikanker

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, rempah-rempah termasuk Ketumbar dapat mencegah pembentukan heterosiklik amina (HCA) pada daging saat memasak.

Menurut National Cancer Institute, HCA merupakan bahan kimia yang terbentuk saat daging dimasak dalam suhu yang tinggi.

Mengonsumsi makanan yang tinggi akan HCA dapat meningkatkan risiko kanker. 

5. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Ketumbar dapat membantu mengendalikan kadar gula darah.

Ketumbar bekerja dengan meningkatkan fungsi sel beta pankreas (sel yang melepas insulin dan mengendalikan kadar gula darah). 

Dalam penelitian lainnya, Ketumbar tidak hanya mengendalikan kadar gula darah, tetapi juga meningkatkan faktor-faktor lain yang berhubungan dengan sindrom metabolik.

Memasukkan Ketumbar dalam menu harian juga dapat mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular yang terkait dengan prediabetes, diabetes tipe 2, dan sindrom metabolik.

6. Meredakan Nyeri dan Peradangan

Ada semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa Ketumbar bisa berguna sebagai obat analgesik dan antiinflamasi.

Menurut penelitian, Ketumbar dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit secara signifikan.

Namun, para ahli merasa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut lagi pada manusia. 

7. Baik untuk Kesehatan Kulit

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Medicinal Food pada 2015 menunjukkan bahwa Ketumbar, terutama daunnya bisa melindungi kulit terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet B (UVB).

Artinya, Ketumbar dapat mencegah photoaging pada kulit. 

8. Baik untuk Kesehatan Wanita

Manfaat Ketumbar untuk kesehatan wanita memang belum banyak dilakukan.

Namun, beberapa sumber penelitian menyebutkan bahwa minuman yang dibuat dari campuran air Ketumbar dan kelopak mawar dapat meringankan rasa tidak nyaman saat menstruasi, seperti kram saat menstruasi. 

9. Meningkatkan Kesehatan Saraf

Linalool merupakan senyawa utama yang terkandung dalam Ketumbar.

Penelitian menunjukkan bahwa linalool dapat mengurangi kecemasan.

Selain itu, linalool juga bermanfaat untuk sistem saraf pusat dan memiliki sifat antikonvulsan yang dapat mengurangi risiko kejang atau penyakit epilepsi.

Daun Ketumbar juga berperan penting untuk mencegah penyakit neurologis, seperti Alzheimer.

cara membuat air rebusan Ketumbar

1. Rebus dalam air dan masukkan satu sendok makan Biji Ketumbar saat mendidih.

2. Rebus selama sekitar satu menit.

3. Setelah itu biarkan mendingin.

4. Simpan air dengan Biji Ketumbar semalaman dan saring air di pagi hari. (*)

(TribunPalu.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved