Breaking News:

Virus Corona

Lakukan Ini jika Pasien Covid-19 Kehilangan Indra Perasa saat Isolasi Mandiri

Satu di antara gejala ringan Covid-19 yang mengganggu adalah hilangnya indera perasa atau pengecapan (ageusia). 

Editor: Ananda Putri Octaviani
Instagram/@kemenkes_ri
Ilustrasi isolasi mandiri pasien Covid-19 dan tetap mendapat pengawasan dari petugas medis. 

TRIBUNPALU.COM - Satu di antara gejala ringan Covid-19 yang mengganggu adalah hilangnya indera perasa atau pengecapan (ageusia). 

Meski tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan masalah yang serius. 

"Kalau temen-temen hilang indera perasanya otomatis temen-temen menurun nafsu makannya," kata dr. Saddam Ismail dalam tayangan Youtube miliknya Saddam Ismail, pada Selasa (24/8/2021).

Selain itu pasien Covid-19 yang mengalami gejala ageusia juga akan kesulitan membedakan makanan mana yang layak dan tidak layak untuk dimakan. 

Hal itu juga rentan menyebabkan kurangnya asupan nutrisi pada pasien Covid-19. 

"Biasanya gejalanya muncul di hari keempat, muncul ageusia, hilang indera perasanya," jelasnya. 

Gejala ini disebutkan juga bisa berlangsung selama tujuh hingga 21 hari. 

Jadi pasien Covid-19 masih bisa merasakan gejala tersebut meski sudah sembuh atau selesai menjalani isolasi mandiri. 

Dokter Saddam juga menjelaskan bahwa Covid-19 bukanlah satu-satunya hal yang bisa menyebabkan hilangnya indera perasa. 

Ada beberapa penyebab seseorang bisa mengalami hal tersebut seperti kekurangan asupan zinc, diabetes, atau masalah lain juga bisa menjadi penyebabnya. 

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved