Breaking News:

Palu Hari Ini

Disperindag Palu Bersikeras Pindahkan PKL ke di Area Pasar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu Ajengkris menegaskan, pedagang kaki lima (PKL) harus pindah ke area pasar.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Penertiban lapak ilegal di Jl Sapta Marga, Kelurahan Birobuli Selatan,  Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (6/9/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu Ajengkris menegaskan, Pedagang Kaki Lima (PKL) harus pindah ke area pasar.

"Karena kalau tidak kita tertibkan mulai sekarang akan mulai bermunculan pedagang ilegal seperti itu," tegas Ajengkris di kantornya Jl Balai Kota Timur, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (8/9/2021) siang.

Ajengkris menyebut, PKL di Jl Banteng, Jl Cempedak, Jl Kijang, dan di tempat lainnya dianjurkan segera masuk berjualan di area pasar.

Sebab, Disperindag Kota Palu tidak memberikan izin untuk melakukan aktifitas jual beli itu.

Di mana dari aktifitas jual beli itu berdampak pada jalur lalulintas menjadi terhambat.

Baca juga: Perpanjangan PPKM Tak Pengaruhi Sektor Ekspor Impor di Palu

Baca juga: Hotman Paris Turun Tangan Tanggapi Emak-emak Curi Susu, Kini Cari Pemilik Toko Lewat Bantuan Netizen

Ajengkris menyebut, tujuan dari pemindahan pedagang ilegal ke area pasar agar transaksi dan pemutaran ekonomi lebih tertata.

"Kita sudah siap tampung mereka di pasar, dan kemarin sudah dilakukan penertiban tapi harus dijaga karena kalau tidak, mereka akan kembali berjualan di tempat yang sama," ungkapnya.

Ajengkris menambahkan, pemilik lapak yang berjualan di pinggir jalan seperti di Jl Cempedak keberadaannya sering menyebabkan kemacetan kendaraan pengunjung Pasar Sentral Inpres Manonda.

"Banyak tempat kosong di area pasar. Mereka berjualan di tempat ilegal seperti di pinggir jalan itu beralasan ingin mendapatkan langsung pembeli," sebut Ajengkris. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved