Banggai Hari Ini
Satgas Covid-19 Banggai Berencana Evaluasi Pelaksanaan PTM Terbatas
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 akan memgevaluasi pelalsanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 akan memgevaluasi pelalsanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Evaluasi ini berdasarkan SKB 4 Menteri, dan surat edaran Bupati Banggai tentang penanganan Covid-19.
Juga surat edaran khusus Bupati tentang pelaksanaan PTM Terbatas di Banggai.
“Pak Bupati tidak menginginkan ada klaster baru dalam pelaksanaan PTM Terbatas,” kata Ketua Satgas Covid-19 Banggai, Alfian Djibran, Senin (27/9/2021).
Evaluasi PTM Terbatas ini akan difokuskan pada siswa yang berada di dalam maupun luar sekolah yang berkerumun.
Apalagi siswa terlihat mulai abai menggunakan masker.
Jika masih saja terjadi, Satgas Covid-19 Banggai akan bertindak tegas bila ada sekolah yang tidak taat protokol kesehatan.
Baca juga: Ifan Seventeen Ajak Citra Monica Ziarah ke Makam Dylan Sahara, Tanggal di Nisan Tuai Sorotan
Baca juga: Kekayaan Alam Sulawesi Timur Harus Dipertimbangkan Pemerintah untuk DOB Sultim
"Kami akan meninjau kembali PTM Terbatas di sekolah yang melanggar prokes,” tegasnya.
Sementara itu, polisi turut memantau pelaksanaan PTM Terbatas untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan.
Seperti yang dilakukan Babinkamtibmas Polsek Nuhon Aipda Abd.Rahman, saat memantau PTM Terbatas di SMP Negeri 2 Nuhon, Senin siang.
Kapolsek Nuhon AKP Jolly R. Lengkong mengaku, pemantauan itu tujuannya untuk memastikan kepatuhan Protokol Kesehatan (Prokes) 5M selama proses PTM Terbatas dilaksanakan.
“Penerapan prokes di SMPN 2 Nuhon sudah cukup baik, dari pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan, penggunaan masker hingga jaga jarak," kata Jolly.
Kepada para guru dan siswa, pihaknya mengimbau pihak sekolah tidak lengah. Karena Covid-19 masih mengintai.
“Protokol kesehatan jadi perhatian kita semua, terutama di lingkungan sekolah. Penerapan ini diwajibkan baik kepada siswa maupun guru," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pelaksanaan-ptm-terbatas-di-smp-negeri-2-nuhon-kecamatan-nuhon.jpg)