Apa Itu Jantung Koroner? Ketahui Cara Mengatasinya, Bisa Memanfaatkan Biji Ketumbar

Berikut ini kami sampaikan pengetahuan tentang jantung koroner dan cara mengatasinya dengan meggunakan ketumbar.

Editor: Imam Saputro
medan.tribunnews.com
FOTO ILUSTRASI: Mengenal penyakit jantung koroner yang bisa diatasi dengan biji ketumbar. 

Apa Itu Jantung Koroner? Ketahui Cara Mengatasinya, Bisa Memanfaatkan Biji Ketumbar

TRIBUNPALU.COM - Penyakit jantung koroner merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menyumbangkan angka kematian terbesar di dunia.

Melansir dari laman Kompas Health, jantung koroner terjadi ketika terjadinya kerusakan pada pembuluh darah yang memasok ke area jantung.

Sehingga terdapat endapan-endapan yang mengandung kolesterol dan menyebabkan peradangan di jantung koroner.

Sistem kerja yang baik bagi kesehatan jantung adalah jantung koroner akan memasok darah, oksigen dan juga nutrisi menuju ke jantung.

Karena terjadinya penumpukan kolesterol, maka arteri menjadi lebih sempit dan menghambat aliran darah menuju jantung.

Akibat dari kondisi ini ialah aliran darah berkurang dan menyebabkan nyeri dada hingga sesak napas.

Kami juga melansir dari laman Tribunnews tentang gejala apa saja yang timbul dari penyakit ini.

Dikatakan dalam artikel yang bertajuk "Ketahui Gejala Jantung Koroner dan Deteksi Awal untuk Pencegahan", jantung koroner memiliki gejala berikut:

- Nyeri di bagian dada

- Sesak napas

- Serangan pada jantung

- Mula dan juga muntah

Baca juga: Manfaat Ketumbar Jaga Kesehatan Usus, Buat Ramuan Berikut untuk Bantu Redakan Diare

Sedangkan faktor yang mempengaruhi timbulnya gangguan jantung koroner adalah sebagai berikut:

- Hipertensi

- Kolesterol tinggi

- Kebiasaan merokok

- Diabetes melitus

- Kegemukan atau obesitas

- Kurang olahraga

- Konsumsi alkohol berlebihan

- Stres

Tak bisa dipungkiri, terkadang kadar kolesterol yang ada dalam tubuh manusia melebihi batas normal.

Jika berlebihan dan disertai dengan tekanan darah yang tinggi atau hipertensi, maka bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Salah satunya jantung koroner atau gangguan penyumbatan pada jantung.

Dilansir dari laman Kompas Lifestyle, ketumbar memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Sehingga senyawa ini bisa menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah.

Senyawa antioksidan tersebut meliputi terpinene, quercetin, dan tokoferol.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa biji ketumbar dapat menurunkan kolesterol total.

Bahkan dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa biji ketumbar dapat menurunkan kolesterol total.

Hal itu bisa menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh yang apabila tertimbun berlebihan bisa menimbulkan penyakit jantung koroner.

Selain itu, ketumbar juga bisa memperlambat agresi trombosit.

Baca juga: Apa Itu Osteoporosis? Penyakit Tulang yang Bisa Diobati dengan Ketumbar, Simak Caranya

Agregasi trombosit adalah kecepatan trombosit darah dalam membentuk gumpalan (trombosis).

Agregasi trombosit berlebihan dapat menyebabkan gangguan kardiovaskuler dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sehingga, risiko terjadinya penggumpalan darah di arteri jantung yang bisa mengakibatkan serangan jantung dapat diturunkan.

Meskipun bisa menurunkan kadar kolesterol jahat, ketumbar juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar kolesterol baik.

Biji ketumbar yang Anda konsumsi dengan baik dan benar bisa meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Dalam dunia kesehatan, kadar kolesterol baik dikenal dengan nama High Density Lipoprotein (HDL).

HDL ini akan meningkat jika mengonsumsi biji ketumbar.

Sehingga aliran darah akan lebih lancar dan bisa menyingkirkan kolesterol buruk dalam tubuh.

Jika kadar kolesterol baik dalam tubuh Anda meningkat, maka akan meminimalisir risiko penyakit jantung.

Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala.
Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala. (pixabay)

Cara Mengolah Biji Ketumbar

Ketumbar dapat ditambahkan pada berbagai makanan.

Selain itu, ketumbar juga bisa diolah menjadi ekstrak ketumbar atau minyak ketumbar.

Manfaat ketumbar untuk jantung dapat kita raih dengan menambahkan ketumbar dalam pola makan.

Sebelum digunakan, sebaiknya biji ketumbar disangrai terlebih dahulu dengan cara berikut:

Panaskan penggorengan dan masukkan biji ketumbar ke penggorengan tanpa minyak dan sangrai dalam api sedang.

Tunggu hingga aroma ketumbar menguar sebelum diangkat dari penggorengan.

Simpan ketumbar sangrai di dalam wadah yang rapat supaya bisa bertahan hingga beberapa bulan.

Biji ketumbar sangrai ini biasanya digunakan sebagai bumbu masakan.

Biji ketumbar dapat dijadikan bumbu kaldu atau sup.

Ketumbar yang sudah dihaluskan bisa dimasukkan ke dalam bumbu rebusan saat memasak ikan, daging, atau ayam.

Selain itu, biji ketumbar juga bisa dijadikan bumbu tumisan atau bumbu camilan seperti tempe goreng.

Baca juga: 7 Manfaat Ketumbar Bagi Kesehatan Tubuh, Cegah Diabetes hingga Bantu Melawan Infeksi

Cara Mendeteksi Gejala Jantung Koroner

Meski demikian, deteksi awal dan penanganan cepat saat terjadinya serangan jantung akan memberikan manfaat pencegahan dari bahaya kematian dan kegagalan pompa jantung di kemudian hari.

Merangkum Medical News Today, untuk mengetahui secara dini ada tidaknya penyakit jantung koroner, siapa saja memerlukan beberapa tahap pemeriksaan.

Pertama, berkonsultasilah ke dokter spesialis jantung untuk mengetahui adanya keluhan dini penyakit jantung koroner, hipertensi, dan kelainan irama atau debar jantung dengan pemeriksaan Electrocardiogram (ECG).

Kedua, pemeriksaan laboratorium darah untuk menentukan faktor risiko, seperti pemeriksaan gula darah, kolesterol darah, fungsi ginjal, asam urat, dan faktor risiko lainnya.

Ketiga, melakukan treadmill test atau yang saat ini lebih akurat lagi, yaitu pemeriksaan MS–CT Cardiac 64 Slice (scanning jantung ).

Tapi, diagnostik yang paling akurat adalah melakukan kateterisasi jantung koroner.

(TribunPalu.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved