Breaking News:

Banggai Hari Ini

RUPM Diharapkan Muluskan Investasi di Banggai

Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar FGD penyusunan naskah akademis Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemkab Banggai
FGD penyusunan naskah akademis Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (21/10/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar FGD penyusunan naskah akademis Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (21/10/2021) siang.

Kegiatan ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banggai dan bekerja sama dengan Universitas Tompotika Luwuk.

Untuk mendukung iklim penanaman modal daerah, Pemkab Banggai harus memberi kepastian hukum sebagai dasar dalam setiap kebijakan dan tindakan dalam bidang penanaman modal sldan investasi.

DPMPTSP Banggai yang diberi kewenangan dalam urusan investasi penanaman modal daerah terus berupaya meningkatkan iklim investasi di Kabupaten Banggai.

Salah satunya dengan Forum Group Discussion (FGD)  guna memberi masukan secara teknis masalah RUPM dengan menghadirkan dinas-dinas terkait.

Baca juga: 5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Eksim dan Cara Merawat Eksim pada Kulit Bayi dan Anak-anak

Baca juga: Alur dan Jadwal Lengkap Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tahap II dan III, Dimulai 24 Oktober 2021

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menjelaskan, investasi memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian.

"Penanaman modal memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perekonomian, baik Kabupaten Banggai itu sendiri maupun pembangunan nasional," terangnya.

Dia menjelaskan trategi yang dilakukan pemerintah dalam jangka panjang, menengah, dan pendek adalah mengembangkan sektor pangan, infrastruktur energi, kelautan, dan sektor prioritas lainnya sesuai RPJMD.

Berdasarkan analisis atas kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman tentunya dilakukan kajian atas strategi-strategi yang diambil dalam kebijakan daerah.

Dalam jangka pendek langkah-langkahnya adalah membuka dan memfasilitasi penyelesaian persiapan proyek-proyek subsektor prioritas agar dapat segera diaktualisasikan implementasinya.

Dalam jangka menengah yaitu peningkatan penanaman modal untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan kawasan sentra produksi dan industri sesuai potensi dan keunggulan lokal.

Sedangkan jangka panjang, pengembangan industrialisasi skala besar dalam subsektor prioritas, dan menguatkan kawasan industri terpadu sebagai penggerak perekonomian daerah.

"Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi untuk memadukan langkah strategis dalam pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Banggai dapat tercapai dengan baik dan terarah," kata Bupati Amirudin. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved