Dalam 2 Pekan 9 Perwira Polisi di Sumut Dicopot, Ada yang Lakukan Pencabulan hingga Pamer Uang

Dalam dua pekan, sembilan anggota polisi di Sumatera Utara dicopot dari jabatan.

handover
Ilustrasi Polisi 

TRIBUNPALU.COM - Perintah Kapolri untuk menindak oknum-oknum polisi yang bermasalah sepertinya mulai diterapkan dengan tertib.

Ini terbukti dari adanya sembilan anggota polisi di Sumatera Utara dicopot dari jabatan.

Pencopotan sembilan polisi ini terjadi dalam dua pekan.

Penyebabnya di antaranya adalah kasus pencabulan hingga kesalahan penetapan tersangka.

Baca juga: Dicopot karena Istri Pamer Uang di TikTok, AKBP Sugiyarso Curhat di Medsos: Izinkan Saya Pamit

1. Kapolsek, Kanit Reskrim, dan Penyidik Polsek Percut Sei Tuan

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu, Kanit Reskrim, dan penyidik Polsek Percut Sei Tuan dicopot pada Kamis (14/10/2021).

Mereka diganti setelah menetapkan LG, seorang pedagang sayur di Pasar Gambir, Tembung, Sumut, yang menjadi korban penganiayaan preman sebagai tersangka.

Dari hasil gelar perkara khusus, ditemukan bahwa ada kesalahan prosedur dalam penetapan LG sebagai tersangka.

Belakangan status tersangka terhadap LG dicabut dan kasusnya dihentikan.

2. Kapolsek, Kanit, dan Penyidik Polsek Kutalimbaru

Kapolsek Kutalimbaru AKP Hendri Surbakti, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Ipda Syafrizal, dan penyidik Polsek Kutalimbaru dicopot pada Selasa (26/10/2021).

Pencopotan ketiganya terkait dugaan tindakan pencabulan terhadap seorang istri tahanan.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut Kombes Donald Simanjuntak menjelaskan, perbuatan itu dilakukan oleh penyidik berinisial RHL terhadap korban yang saat itu sedang hamil.

3. Kanit Reskrim Polsek Medan Baru

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved