Breaking News:

Trending Topic

Interupsi Tak Digubris Puan Maharani, Fahmi Alaydroes: Hargai dan Jaga Hak Konstitusi Saya

Ketua DPR RI Puan Maharani mengabaikan interupsi dari seorang anggota dewan yaitu Anggota DPR Fraksi PKS, Fahmi Alaydroes.

Editor: Putri Safitri
Kolase TribunPalu.com/Handover
Fahmi Alaydroes, anggota DPR dari Fraksi PKS yang menyindir Puan Maharani setelah interupsinya diabaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Senin (8/11/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Diadakan rapat paripurna DPR RI untuk persetujuan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, Senin (8/11/2021).

Namun saat rapat paripurna tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani mengabaikan interupsi dari seorang anggota dewan yaitu Fahmi Alaydroes.

Anggota DPR Fraksi PKS ini pun angkat bicara setelah interupsinya tidak digubris oleh Puan Maharani.

Fahmi mengaku awalnya ia ingin membahas soal ketahanan moral bangsa, tapi interupsinya malah tidak dihiraukan oleh Puan yang memimpin rapat.

Baca juga: Hanya Ada di Era Anies Baswedan, Gubernur Rela Utang Rp 180 Miliar demi Balap Mobil

Baca juga: 4 Jenderal Bintang Tiga yang Bisa jadi KASAD, Siapa Paling Berpeluang Versi DPR dan Pengamat ?

"Karena rencana yang ingin saya sampaikan sudah saya siapkan, dan sengaja pada momen paripurna yang sekarang. Karena berkaitan erat dengan pengesahan Panglima."

"Seperti yang saya sampaikan, pengesahan Panglima itu kan bagian dari ketahanan negara kita, ingin saya sandingkan dengan ketahanan moral bangsa."

"Tapi kesempatan itu begitu saja, tidak diizinkan, maka saya sampaikan protes seperti yang teman-teman sampaikan," kata Fahmi dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (10/11/2021).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI-Perjuangan nonaktif, Puan Maharani.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI-Perjuangan nonaktif, Puan Maharani. (Kompas.com/SABRINA ASRIL)

Interupsi yang tak digubris oleh Puan tersebut akhirnya menjadi sorotan publik.

Lebih lanjut Fahmi menuturkan bahwa masalah ini telah selesai, ia juga sudah menyelesaikannya dengan Fraksi PDIP.

Fahmi juga mengaku telah meminta maaf atas kejadian ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved