Rabu, 8 April 2026

Sulteng Hari Ini

Kemenhub Harap Kepolisian dan BPTD Sulteng Terus Kampanye Keselamatan Berlalulintas

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Hindroh Surahmat mengatakan, kampanye keselamatan di jalan raya memang harus dilalukan.

Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Hindro Surahmat 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kementerian Perhubungan harap kepolisian dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus kampanye keselamatan berlalulintas.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Hindro Surahmat mengatakan, kampanye keselamatan di jalan raya memang harus dilalukan agar masyarakat mendapat edukasi.

"Hal itu penting dilakukan pemerintah karena tugas mereka untuk selalu mengedukasi masyarakat bagaimana keselamatan di jalan itu sangat penting," ungkapnya, Senin (22/11/2021) siang.

Lanjut Hindro menjelaskan sosialisasi terhadap masyarakat itu juga untuk menekan angka jumlah kecelakaan di jalan.

"Kalau kita berperilaku tidak tertib di lapangan, tidak disiplin di jalan itu dampaknya bukan pada diri kita yang berperilaku negatif itu tetapi pada orang orang sekitar," pungkasnya.

Baca juga: Persiapan Jelang Porprov Sulteng 2022, Tim Basket Banggai Ikut Turnamen di Gorontalo

Baca juga: Penekanan Kapolres Banggai ke Anggotanya: Jangan Remehkan Keamanan Pilkades

"Sehingga kita harus mengedukasi masyarakat dan mensosialisasikan pentingnya berperilaku tertib lalu lintas," tambah Hindro.

Sebelumnya,Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah-XX Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) rayakan Pekan Keselamatan Jalan, Minggu (21/11/2021) siang. 

Kegiatan tersebut diikuti ratusan masyarakat.

Untuk kegiatan Fun Bikenya denga tema 'Koalisi Teman Sejati' yang berarti jalan hati hati.

Kepala BPTD Wilayah-XX Sulteng Abdul Karim Akaseh mengatakan kegiatan tersebut diadakan setiap tahun.

"Kegiatan ini kan nasional, karena nasional itu namanya pekan nasional keselamatan jalan dan kalau di daerah itu pekan keselamatan jalan," jelas Karim.

"Yang paling penting adalah harus menjaga kecepatan jaga jangan laju maksimal 30 km perjam, jaga laju ini diperuntukkan untuk semua kendaraan kecuali pejalan kaki," tambahnya.

Baca juga: Ditemukan setelah Diberitakan Hilang secara Misterius, Yana Kini Ditetapkan sebagai Tersangka

Kegiatan dari BPTD itu bekerjasama dengan Dirlantas Polda Sulteng, Jasa Raharja, dan didukung oleh Kementerian Perhubungan.

"Ini juga didukung oleh kementerian perhubungan yang didukung direktur sarana dan prasarana serta biro komunikasi dan publik," pungkasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved