Omicron Jadi Varian Terbaru Covid-19, Mengapa Virus Terus Bermutasi? Ini Penjelasannya
Varian Omicron dilaporkan memiliki gejala yang lebih ringan, termasuk tidak ada tanda kehilangan indera penciuman dan perasa pada pasiennya.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk ikut serta dalam upaya 3T berupa tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment).
Dokter Adaninggar juga menyampaikan pemerataan vaksinasi juga bisa menjadi cara mengurangi risiko terjadinya mutasi.
Meski belum diketahui efektivitasnya menghadapi varian Omicron, WHO menyatakan vaksinasi dapat menekan risiko pemburukan akibat infeksi Covid.
"Balik lagi jangan kendor protkes, jaga kesehatan, dan ayo vaksin," ujar Adaninggar, seperti dikutip dari media sosialnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Omicron Jadi Varian Terbaru Covid-19, Mengapa Virus Terus Bermutasi?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/petugas-dinas-kesehatan.jpg)