Tips Kesehatan
Kenali Jenis dan Gejala Infeksi Sinus yang Seringkali Terjadi
Infeksi sinus terdiri dari sinusitis akut, sinusitis subakut, sinusitis akut berulang, hingga sinusitis kronis.
TRIBUNPALU.COM - Infeksi sinus terjadi ketika rongga hidung Anda terinfeksi, bengkak, dan meradang.
Penumpukan cairan di sinus dapat menyebabkan kuman tumbuh, yang menyebabkan infeksi sinus.
Secara medis, infeksi sinus ini dikenal dengan sinusitis atau rhinosinusitis.
Sinusitis biasanya disebabkan oleh virus dan sering berlangsung bahkan setelah gejala saluran pernapasan atas lainnya hilang.
Dalam beberapa kasus, bakteri dan jamur dapat menyebabkan infeksi sinus.
Kondisi lain seperti alergi, polip hidung, dan infeksi gigi juga dapat menyebabkan nyeri dan gejala sinus.
Melansir dari Healthline, infeksi sinus sendiri memiliki berbagai jenis yang memiliki tanda berbeda-beda.
Berikut berbagai jenis infeksi sinus yang sering terjadi :
Sinusitis akut
Jenis infeksi sinus ini hanya berlangsung untuk waktu yang singkat, yang didefinisikan oleh American Academy of Otolaryngology.
Infeksi ini biasanya terjadi kurang dari 4 minggu.
Infeksi jangka pendek ini biasanya merupakan bagian dari pilek atau penyakit pernapasan lainnya.
Bisa juga disebabkan oleh infeksi bakteri (sinusitis bakterial akut).
Sinusitis Subakut
Berbeda dengan sinusitis akut, sinus jenis subakut ini berlangsung lebih lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-pilek.jpg)