Tips Kesehatan

Kenali Jenis dan Gejala Infeksi Sinus yang Seringkali Terjadi

Infeksi sinus terdiri dari sinusitis akut, sinusitis subakut, sinusitis akut berulang, hingga sinusitis kronis.

Tribunnews.com
Ilustrasi penumpukan cairan di hidung karena sinus. 

TRIBUNPALU.COM -  Infeksi sinus terjadi ketika rongga hidung Anda terinfeksi, bengkak, dan meradang.

Penumpukan cairan di sinus dapat menyebabkan kuman tumbuh, yang menyebabkan infeksi sinus.

Secara medis, infeksi sinus ini dikenal dengan sinusitis atau rhinosinusitis.

Sinusitis biasanya disebabkan oleh virus dan sering berlangsung bahkan setelah gejala saluran pernapasan atas lainnya hilang.

Dalam beberapa kasus, bakteri dan jamur dapat menyebabkan infeksi sinus.

Kondisi lain seperti alergi, polip hidung, dan infeksi gigi juga dapat menyebabkan nyeri dan gejala sinus.

Melansir dari Healthline, infeksi sinus sendiri memiliki berbagai jenis yang memiliki tanda berbeda-beda.

Berikut berbagai jenis infeksi sinus yang sering terjadi :

Sinusitis akut

Jenis infeksi sinus ini hanya berlangsung untuk waktu yang singkat, yang didefinisikan oleh American Academy of Otolaryngology.

Infeksi ini biasanya terjadi kurang dari 4 minggu.

Infeksi jangka pendek ini biasanya merupakan bagian dari pilek atau penyakit pernapasan lainnya.

Bisa juga disebabkan oleh infeksi bakteri (sinusitis bakterial akut).

Sinusitis Subakut

Berbeda dengan sinusitis akut, sinus jenis subakut ini berlangsung lebih lama.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved