Manfaat Jahe Merah, Biji Pala, Cengkeh, Ketumbar dan Kayu Manis untuk Mengobati Sakit Kepala Migrain
Migrain yang dapat datang kapan saja memang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Manfaat Jahe Merah, Biji Pala, Ketumbar, Cengkeh dan Kayu Manis untuk Mengobati Sakit Kepala Migrain
TRIBUNPALU.COM - Migrain yang dapat datang kapan saja memang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyakit yang menimbulkan rasa pusing di kepala ini bisa muncul tanpa gejala sekaligus.
TribunPalu melansir dari laman Tribunnews, migrain dapat diatasi dengan beberapa obat anti nyeri.
Jika Anda mengalaminya, sialakan konsumsi ibuprofen yang dikenal ampuh mengatasi migrain.
Apabila dibandingkan dengan sakit kepala lainnya, migrain menjadi salah satu sakit kepala yang menimbulkan sensasi berdenyut.
Migrain juga sering disertai dengan mual, muntah dan terlalu peka terhadap cahaya.
Pada sebuah penelitian yang dipublikasi 5 Juni 2018, terdapat sebuah penelitian yang dilakukan oleh Migraine Research Foundation terkait dengan migrain.
Hasilnya menunjukkan bahwa satu dari empat rumah tangga di Amerika Serikat menderita penyakit migrain.
Dan tak tanggung-tanggung, dari 100 persen, terdapat 85 persen perempuan yang merasakan gangguan sakit kepala ini.
Untuk mengobatinya, Anda dapat melakukan beberapa cara mudah dan sederhana berikut ini.
Baca juga: Bahan Alami yang Bisa Bantu Jaga Kesehatan Ginjal, Bawang Putih hingga Ketumbar Termasuk

1. Jahe merah
Bahan alami yang pertama yang bisa Anda gunakan sebagai obat sakit kepala migrain adalah jahe.
melansir dari laman Healthline, jahe adalah salah satu obat sakit kepala yang sudah cukup terkenal.
Kandungan dalam jenis rempah itu mampu mengurangi inflamasi atau pembengkakan pembuluh darah di sekitar kepala.
Dengan begitu, sakit kepala pun dapat mereda.
Anda bisa mengolah jahe layaknya ramuan tradisional yang sudah sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Ambil beberapa jahe dan kupas serta cuci hingga bersih.
Kemudian masukkan ke dalam air mendidih dan tambahkan gula atau bahan penyedap lainnya.
Jika sudah matang, Anda bisa mengonsumsinya secara bertahap.
2. Biji pala
Melansir dari laman The Healthy, biji pala juga diketahui dapat meminimalisir rasa sakit akibat penyakit migrain.
Biji pala juga memiliki kandungan eugenol atau senyawa alami yang bermanfaat bagi penyakit jantung.
Beberapa sejarawan menghubungkan popularitasnya dalam perdagangan rempah-rempah dengan efek halusinasi yang dihasilkan dari menelan jumlah besar.
Efek kesenangan disebabkan oleh bahan aktif pala bernama myristicin, yang digambarkan mirip ekstasi.
Jadi, meskipun rempah yang satu ini dapat menyehatkan tubuh, namun jangan mengonsumsinya dalam jumlah yang besar.
Kita bisa menaburkna sedikit pala ke dalam cokelat panas atau gunakan sebagai bumbu membuat kue.
Baca juga: Tips Kesehatan: Manfaat Ketumbar untuk Kecantikan Kulit, Jadi Makin Bersih, Anti Penuaan & Jerawat
3. Cengkeh
Masih melansir dari laman The Healthy, cengkeh merupakan salah satu rempah-rempah yang memiliki kandungan zat antiinflamasi yang tinggi.
Zat ini biasa disebut dengan eugenol.
Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat ini dapat menghambat protein yang memicu peradangan.
Sehingga rasa sakit akibat migrain dapat berkurang dan tidak menimbulkan efek lainnya.
Cengkeh juga memiliki kandungan zat antioksidan yang baik.
Zat tersebut juga berguna untuk menjaga kesehatan jantung Anda.
Senyawa lain yang ada di dalam cengkeh juga bisa meningkatkan fungsi insulin.
Jika Anda ingin mengatasi migrain, Anda diperbolehkan mencampurkannya dengan rempah-rempah lain tanpa resep dokter.
Namun jika Anda memiliki alergi, lebih baik mengonsultasikannya ke dokter terlebih dahulu.
Baca juga: Turunkan Kolesterol Secara Alami, Caranya Bisa dengan Manfaatkan Ketumbar hingga Batasi Makanan Ini

4. Ketumbar
Mengutip dari laman Mother Earth Living, ketumbar memiliki efek yang cukup bagus untuk penderita migrain.
Khasiat dari ketumbar untuk mengatasi sakit kepala migrain sudah tak bisa diragukan lagi.
Menurut penelitian di laman tersebut, ditemukan bahwa biji ketumbar bahkan bisa mengurangi durasi, keparahan dan frekuensi migrain.
Sementara itu juga terdapat penelitian lain yang dipublikasi pada 2016.
Dari 68 orang, terdapat lebih dari 50 persen yang mengalami rasa sakit lebih rendah akibat migrain lantaran telah menghirup uap air ketumbar.
Kemudian pada Maret 2018, para peneliti dari University of Medical Sciences of Iran menerbitkan sebuah hasil uji klinis double blind yang melibatkan 88 pasien migrain.
Setelah 4 minggu menghirup ramuan yang mengandung ketumbar dan beberapa bahan lain, mereka melaporkan adanya pengurangan durasi, keparahan dan frekuensi migrain.
Tak hanya sampai di situ saja, penelitian yang dilakukan oleh Food Research International edisi Maret 2018 juga telah mencatat aktivitas neuroprotektif pada ketumbar dalam mengatasi migrain.
5. Kayu manis
Mengutip dari laman Kesehatan Kontan, disebutkan bahwa kayu manis bisa dimanfaatkan sebagai pereda sakit kepala yang efektif.
Anda perlu mecampur bubuk kayu manis dengan air hingga berbentuk pasta terlebih dahulu.
Setelah itu, oleskan pasta tersebut pada pelipis Anda. Berbaringlah di ruangan yang tenang selama minimal 30 menit.
Lalu, bersihkan sisa pasta kayu manis pada pelipis Anda.
Cara tersebut mampu mengurangi sakit kepala yang Anda rasakan.
(TribunPalu/Hakim)