Tahukah Kamu jika Terlalu Sering Konsumsi Teh Jahe Ada Efek Sampingnya? Simak Penjelasan Ini

Mengonsumsi teh jahe memang memberikan banyak manfaat bagi tubuh, namun jika terlalu sering dikonsumsi maka dapat menimbulkan berbagai efek samping.

Editor: Imam Saputro
freepik
Ilustrasi konsumsi teh jahe- Mengonsumsi teh jahe secara berlebihan ternyata dapat menimbuolkan berbagai efek samping. 

TRIBUNPALU.COM – Teh jahe merupakan minuman yang dapat menghangatkan badan saat cuaca dingin.

Terlebih teh jahe juga cocok jika dikonsumsi bersama keluarga di malam hari. 

Tidak hanya menghangatkan, namun mengonsumsi teh jahe secara rutin juga dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan seperti:

  • Mengatasi nyeri sendi.
  • Mengatasi asam lambung.
  • Membantu menurunkan berat badan.
  • Meredakan mual.

Meski begitu, jika mengonsumsi teh jahe secara berlebihan, hal tersebut justru akan menimbulkan efek samping.

Efek samping yang ditimbulkan juga beragam mulai dari yang tergolong ringan hingga berat.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut sejumlah efek samping yang ditimbulkan jila mengonsumsi teh jahe secara berlebihan melansir dari laman Medical News Today:

1.  Meningkatkan asam lambung

Mulas saat maag terjadi karena refluks asam yang menyebabkan sensasi terbakar di dada bagian bawah.

Dalam satu tinjauan sistematis 2020, 16 dari 109 studi dan ulasan para peneliti memeriksa mulas yang dilaporkan sebagai efek samping yang merugikan.

Namun, sebuah artikel tahun 2014 mencatat bahwa mengonsumsi 1 g hingga 1,5 g jahe kering per hari sebenarnya dapat membantu mengobati mulas.

2. Mengganggu sistem pencernaan

Pusat Kesehatan Pelengkap dan Integratif Nasional (NCCIH) mencatat bahwa jahe dapat menyebabkan:

  • Sakit perut, atau sakit perut
  • Gas dan kembung
  • Diare

Namun, menurut salah satu artikel 2016, jahe dapat meningkatkan pengosongan lambung.

Ini, pada gilirannya, dapat membantu meringankan gejala sakit perut.

Selain itu, sebuah artikel 2019 menyatakan bahwa jahe dapat menurunkan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah, yang dapat bekerja untuk mengurangi gas dan kembung.

3.  Sebabkan pendarahan

Jahe dapat mendorong pendarahan karena menghambat tromboksan trombosit.

Ini adalah zat yang dibuat oleh trombosit yang menyebabkan darah menggumpal dan menyempitkan pembuluh darah.

Ada juga kekhawatiran bahwa jahe dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah, seperti warfarin, menurut NCCIH.

Untuk itu, sebaiknya hindari konsumsi jahe sebelum menjalani operasi.

Mereka yang memiliki gangguan pendarahan juga harus berbicara dengan dokter sebelum mengkonsumsi segala bentuk jahe.

4.  Meningkatkan aliran empedu

Teh jahe memang seringkali dikonsumsi untuk menghangatkan badan dan tergolong aman untuk dikonsumsi.

Namun, seseorang yang menderita batu empedu nampaknya harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi jahe.

Pasalnya, dengan mengonsumsi teh jahe diketahui dapat menyebabkan peningkatan aliran empedu.

(TribunPalu.com/Linda)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved